Pemkab Lamongan Gandeng Pendamping PPH ISNU Jatim Percepat Sertifikasi Halal UMK

Selasa, 15 Maret 2022 - 03:25 WIB
loading...
Pemkab Lamongan Gandeng...
Pelatihan pendamping proses produk halal yang diadakan ISNU Jatim di PP Matholi’ul Anwar, Karanggeneng, Lamongan.Foto/ist
A A A
LAMONGAN - Pemkab Lamongan siap gandeng pendamping Proses Produk Halal (PPH) ISNU Jawa Timur untuk proses sertifikasi halal melalui jalur self declare (pernyataan mandiril

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, ada 17.485 UMKM yang tersebar di 27 kecamatan dan sebagian besar masih belum bersertifikasi halal.

Baca juga: Gubernur Khofifah Satukan Tanah dan Air dari Bumi Majapahit di Kendi Nusantara

"Industri mikro dan kecil di Lamongan sebagian besar adalah pengolahan makanan. Sektor ini paling cepat tumbuh sejak pandemi COVID-19 melanda," ujarnya mewakili Bupati Lamongan dalam pembukaan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) di PP Matholi’ul Anwar, Karanggeneng, Lamongan, Senin (14/3/2022).

Zamroni menuturkan, saat ini produk usaha mikro dan kecil sudah bisa masuk toko swalayan di Lamongan. Namun jika ingin masuk perdagangan modern harus melengkapi beberapa persyaratan, di antaranya adalah PIRT dan label halal.

“Jika ISNU Jawa Timur melalui para pendamping PPH bisa mendampingi dan memberdayakan para pemilik UMK (usaha mikro dan kecil) hingga mendapatkan label halal, hal ini akan memberikan nilai tambah bagi iklim usana di Lamongan. Daya saingnya akan naik dan mendongkrak perekonomian secara umum,” imbuh Zamroni.

Pengasuh PP Matholi’ul Anwar, Karanggeneng Lamongan, KH. Afif Hasbullah menjelaskan, UMK di Lamongan paling banyak bergerak di bidang produk makanan. Meski hampir seluruhnya beragama Islam dan konsumennya juga muslim, namun kepastian halal dalam produknya juga harus disampaikan kepada masyarakat.

Selama ini banyak UMK yang kesulitan mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat halal. Dengan adanya pelatihan pendamping PPH ini ia yakin akan lebih mudah dalam pengurusan sertifikas? halalnya.

“Selama ini banyak pedagang-pedagang makanan ini yang kesulitan menyertifikasi produknya. Nah, dengan pelatihan ini saya berharap para pendampingnya bisa mendampingi para pedagang sehinga bisa mempermudah pengurusan label halal dan murah,” ungkap Komisioner Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) ini.

Ketua PW iSNU Jawa Timur, Mas’ud Said, menjelaskan, pelatihan angkatan ketiga di Lamongan ini merupakan bagian dari 3.500 pendamping PPH yang sekarang sudah direkrut ISNU Jatim.

Mas’ud menungkapkan, ada sekitar 2 juta usaha mikro dan kecil di Jawa Timur yang perlu didampingi dan dibantu proses pengurusan label halalnya. Pelatihan ini akan memudahkan para pendamping dalam membantu para pemilik UMK untuk mendapatkan label halal melalui jalur pernyataan mandiri. Proses sertifikasi halal melalui jalur pernyataan mandiri ini gratis dan prosesnya lebih cepat.

“Ini adalah salah satu sumbangan ISNU kepada masyarakat, terhadap apa yang dinamakan masyarakat yang hidupnya halal, rejekinya halal. Kita bantu akselerasi sehingga yang dikonsumsi masyarakat itu sudah terjamin kehalalannya,” pungkas Guru Besar Ilmu Pemerintahan yang sekaligus Direktur Pascasarjana Unisma Malang ini.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Berita Terkini
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Infografis
Ini Perbandingan Beberapa...
Ini Perbandingan Beberapa Logo Halal dari Berbagai Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved