BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Tangerang Selatan

Senin, 14 Maret 2022 - 17:32 WIB
loading...
BMKG Jelaskan Fenomena...
Viral di media sosial hujan es disertai angin kencang terjadi di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan pada Senin (13/3/2022). Foto/Tangkapan Layar
A A A
TANGERANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Ciputat, menjelaskan soal munculnya fenomena hujan es yang rata mengguyur wilayah di Kota Tangerang Selatan, Senin (14/3/22).

Bidang Prakiraan awan (Prakirawan) BMKG Wilayah Ciputat II, Hilma Nurul menerangkan, jika fenomena hujan es terjadi akibat proses pembentukan kondensasi uap es melalui pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas level beku.

"Proses lain yang dapat menyebabkan hujan es adalah pembekuan, di mana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es. Karena terjadi pengembunan yang tiba-tiba sehingga akhirnya terbentuklah es dengan berbagai ukuran," jelasnya. Baca juga: Heboh, Hujan Es Melanda Pamulang Tangerang Selatan

Sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilanda hujan disertai butiran es. Hujan turun cukup lebat hampir merata di seluruh lokasi.

Dari informasi yang dihimpun, hujan es itu turun mengguyur di wilayah Setu, Pamulang, Ciputat, Serpong, sekira pukul 16.00 WIB. Kejadian langka tersebut sempat diunggah ke media sosial."Hujan es terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan, pada Senin (14/3/2022)," tulis keterangan akun instagram @tangsel_update.

Salah satu warga Perumahan Panorama Serpong, Bakti Jaya, Setu, Athifah Hidayat (35) mengatakan, hujan turun disertai angin kencang. Menurutnya, butiran es yang turun menimpa atap kanopi rumah memberi efek suara berbeda dari hujan biasanya. Baca juga: Gempar, Kota Bekasi Diguyur Hujan Es

"Suaranya juga berisik di atap kanopi kayak kejatuhan pasir-pasir kecil, ternyata tetangga juga pada rame bilang hujan es," ungkapnya dihubungi terpisah.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved