Kisah Mbah Wahab Negosiasi Malaikat Izrail agar Diwafatkan Usai LPJ Muktamar NU

Senin, 14 Maret 2022 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Mbah Wahab Negosiasi...
Kisah Mbah Wahab Negosiasi Malaikat Izrail agar Diwafatkan Usai LPJ Muktamar NU/NU.or.id
A A A
Karomah KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab yang paling mengejutkan adalah negosiasinya dengan malaikat Izrail agar diwafatkan usai pelaksanaan muktamar NU . Diceritakan, Mbah Wahab wafat berselang empat hari setelah pelaksanaan Muktamar NU tepatnya 29 Desember 1971.

Wafatnya KH Abdul Wahab Chasbullah meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama, tapi juga bangsa Indonesia. Dikutip dari jatim.nu.or.id, diceritakan bahwa di ujung usianya 83 tahun, Mbah Wahab meminta ajalnya ditunda sampai menyelesaikan Laporan Pertanggungan Jawab atau LPJ sebagai
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca Juga: Kisah Sunan Ampel Taklukkan Pertapa yang 12 Tahun Berlatih Berjalan di Atas Air

Ternyata, permintaan Mbah Wahab benar-benar terjadi karena usai Muktamar ke-25 NU tahun 1971, beliau wafat.Dalam sejumlah literatur ditulis bahwa Mbah Wahab mengalami masa kritis di usianya ke 83 pada tahun 1971. Sejumlah santri kerap kali membacakan surat Yasin kepada Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur tersebut.

Kala itu, itu kondisi Mbah Wahab sudah sangat lemah. Dalam pengakuan para ulama sepuh yang disampaikan kepada keluarga, malaikat Izrail telah mendekat. Dengan izin Mbah Wahab yang kala itu masih tercatat sebagai Rais Aam mampu melampui masa kritisnya. Malaikat Izrail urung menunaikan tugas.

KH Bisri Syansuri kala itu datang menjenguk sambil berdoa agar Allah memulihkan sahabat seperjuangannya.''Kiai, engkau jangan wafat dulu,'' tutur Kiai Bisri kepada Mbah Wahab.

''Kiai masih punya utang,'' lanjut Kiai Bisri.

Mendengar perkataan Kiai Bisri, sontak Mbah Wahab tersadar dari kondisi kritisnya dan menjawab: ''Utang apa?,'' sergahnya.
''Engkau masih belum LPJ,'' jawab Kiai Bisri.

Kala itu, Muktamar NU di Surabaya kira-kira kurang tiga bulanan lagi. Di forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut akan dibacakan LPJ para pengurus, baik tanfidziyah maupun syuriyah yang saat itu Mbah Wahab sebagai Rais Aam.

Baca Juga: Kisah Pendiri NU KH Hasyim Asyari Disiksa Tentara Jepang , Tangannya Dihantam Palu hingga Remuk

Dari percakapan itu, dan tentu saja ijabah dari Allah SWT, Mbah Wahab kembali pulih dari kondisi kritisnya. Kembali mengurus NU. Sampai tiba waktu Muktamar NU, tanggal 20 hingga 25 Desember 1971.

Pada Desember, Muktamar NU diselenggarakan di Surabaya. LPJ pun telah dipertanggungjawabkan. Utang Mbah Wahab lunas dibayar kontan. Pada muktamar tersebut, Mbah Wahab kembali dipercaya menjabat Rais Aam.

Setelah muktamar selesai, sebelum muktamirin tiba di kediamannya, terdengar kabar Mbah Wahab berpulang ke rahmatullah. Kiai Bisri mengakui bahwa Mbah Wahab adalah seorang wali yang mampu bernegosiasi dengan Malaikat Izrail.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved