Anies: Per Hari 1 Juta Warga Jakarta Sudah Naik Kendaraan Umum
Minggu, 13 Maret 2022 - 00:25 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data, kata Anies, tahun 2017 jumlah pengguna kendaraan umum di Jakarta selama satu tahun hanya 144 juta. Tahun 2019, dalam waktu dua tahun meningkat menjadi 288 juta, naik 2 kali lipat. Lalu pengguna hariannya yang semula sekitar 350 ribu penumpang per hari, pada 4 Fabruari 2022 sudah mencapai angka 1 juta per hari.
"Bayangkan, dalam waktu kira-kira 1,5 hingga 3 tahun jumlah penumpang angkutan umum meningkat 3 kali lipat. Jadi yang muncul adalah masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," jelas Anies.
Baca juga: Anies Izinkan Kapasitas Angkot, Transjakarta, hingga Taksi di Jakarta 100%
Beralihnya masyarakat dari kendaraan pribadi juga tak lepas dari keterjangkauan angkutan umum. Keterjangkauan kendaraan umum pada tahun 2017 hanya 42 persen dari wilayah Jakarta. Pada tahun 2019 berubah menjadi 82 persen, dan akhir tahun 2022 ditargetkan di atas 95 persen.
"Lalu rutenya, di tahun 2017 hanya 109 rute, dan tahun 2021 menjadi 248 rute. Jadi lompat 2 kali lipat. Kemudian jumlah armadanya semula hanya 2.300 dan kini armadanya sudah 4.100. Ada lompatan dua kali lipat," beber Anies.
DKI juga fokus pada pembangunan trotoar. Selama ini pembangunan akes transportasi di Jakarta hanya berorientasi pada kendaraan pribadi. Dimana jalan dibangun hanya untuk roda, tidak dibangun untuk kaki.
"Bayangkan, dalam waktu kira-kira 1,5 hingga 3 tahun jumlah penumpang angkutan umum meningkat 3 kali lipat. Jadi yang muncul adalah masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," jelas Anies.
Baca juga: Anies Izinkan Kapasitas Angkot, Transjakarta, hingga Taksi di Jakarta 100%
Beralihnya masyarakat dari kendaraan pribadi juga tak lepas dari keterjangkauan angkutan umum. Keterjangkauan kendaraan umum pada tahun 2017 hanya 42 persen dari wilayah Jakarta. Pada tahun 2019 berubah menjadi 82 persen, dan akhir tahun 2022 ditargetkan di atas 95 persen.
"Lalu rutenya, di tahun 2017 hanya 109 rute, dan tahun 2021 menjadi 248 rute. Jadi lompat 2 kali lipat. Kemudian jumlah armadanya semula hanya 2.300 dan kini armadanya sudah 4.100. Ada lompatan dua kali lipat," beber Anies.
DKI juga fokus pada pembangunan trotoar. Selama ini pembangunan akes transportasi di Jakarta hanya berorientasi pada kendaraan pribadi. Dimana jalan dibangun hanya untuk roda, tidak dibangun untuk kaki.
Lihat Juga :