Tanggul Sungai Jebol Sepanjang 35 Meter, 8 Desa di Tuban Terendam Banjir
Jum'at, 11 Maret 2022 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Derasnya air banjir, membuat banyak perabot rumah tangga rusak, dinding dan pagar rumah warga juga banyak yang jebol. " Banjirnya sangat deras, sehingga dinding rumah dan pintu tidak kuat menahannya. Kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang," ungkap Purwati.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmadji mengatakan, dampak dari banjir bandang itu menyebabkan tanggul sungai jebol sebanyak enam titik, namun titik terparah ada di Desa Temayang, tanggulnya jebol sepanjang 35 meter. "Kami belum dapat memastikan jumlah pasti kerugian material, maupun jumlah rumah warga yang rusak," ungkapnya.
Baca juga: Sadis! Bripka AZ Oknum Polisi Diduga Tembak Warga Makassar hingga Bersimbah Darah
Untuk korban meninggal, Sudarmadji menyebut ada satu orang berusia 70 tahun. Korban merupakan warga Desa Temayang, dan ditemukan tewas di dalam rumahnya. Saat itu korban berupaya menahan pintu rumahnya, namun akibat arus banjir sangat kuat akhirnya pintu jebol dan korban terjatuh hingga tewas tenggelam.
Saat ini petugas bersama warga akan segera membuat tanggul darurat, untuk menutup tanggul yang jebol. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan, karena intensitas hujan masih tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmadji mengatakan, dampak dari banjir bandang itu menyebabkan tanggul sungai jebol sebanyak enam titik, namun titik terparah ada di Desa Temayang, tanggulnya jebol sepanjang 35 meter. "Kami belum dapat memastikan jumlah pasti kerugian material, maupun jumlah rumah warga yang rusak," ungkapnya.
Baca juga: Sadis! Bripka AZ Oknum Polisi Diduga Tembak Warga Makassar hingga Bersimbah Darah
Untuk korban meninggal, Sudarmadji menyebut ada satu orang berusia 70 tahun. Korban merupakan warga Desa Temayang, dan ditemukan tewas di dalam rumahnya. Saat itu korban berupaya menahan pintu rumahnya, namun akibat arus banjir sangat kuat akhirnya pintu jebol dan korban terjatuh hingga tewas tenggelam.
Saat ini petugas bersama warga akan segera membuat tanggul darurat, untuk menutup tanggul yang jebol. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan, karena intensitas hujan masih tinggi.
(eyt)
Lihat Juga :