Ekonomi Kabupaten Pangkep Tumbuh Positif di Tengah Pandemi
Jum'at, 11 Maret 2022 - 18:35 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
PANGKEP - Ekonomi Kabupaten Pangkep tumbuh positif di tengah gempuran pandemi Covid-19 . Fakta ini diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep.
Pada tahun 2020 atau tahun pertama kali Covid-19 menggempur Indonesia, ekonomi pangkep merosot ke angka (-) 1,69 persen. Memasuki 2021, ekonomi Pangkep tumbuh positif, menembus angka 3,46 persen.
Baca juga: Lewat Kantin Cikgu, Pemkab Pangkep Dorong Generasi Muda Gemar Makan Ikan
Kepala BPS Pangkep, Arifin menuturkan, pertumbuhan ekonomi ini ditunjang dari sektor pertanian yang tumbuh sebesar 11,91 persen. Sektor konstruksi sebesar 9,88 persen dan penggunaan listrik dan gas yang mencapai angka 17,21 persen.
"Dari ketiga sektor inilah yang mendorong pertumbuhan ekonomi Pangkep," katanya, Jumat (11/3/2022).
Baca juga:Pemerintah Kabupaten Pangkep Serahkan Dua Ranperda ke DPRD
Arifin melanjutkan, sektor pertanian yang tumbuh sebesar 11,91 persen dari kategori perikanan. Sektor konstruksi yang tumbuh pada angka 9,88 persen berkaitan dengan proyek pembangunan kereta api.
Sektor penggunaan listrik dan gas yang mencapai angka 17,21 persen. Ini disebabkan konsumsi listrik PT Semen Tonasa yang sebelumnya menggunakan pembangkit sendiri, beralih menggunakan listrik PLN.
Pada tahun 2020 atau tahun pertama kali Covid-19 menggempur Indonesia, ekonomi pangkep merosot ke angka (-) 1,69 persen. Memasuki 2021, ekonomi Pangkep tumbuh positif, menembus angka 3,46 persen.
Baca juga: Lewat Kantin Cikgu, Pemkab Pangkep Dorong Generasi Muda Gemar Makan Ikan
Kepala BPS Pangkep, Arifin menuturkan, pertumbuhan ekonomi ini ditunjang dari sektor pertanian yang tumbuh sebesar 11,91 persen. Sektor konstruksi sebesar 9,88 persen dan penggunaan listrik dan gas yang mencapai angka 17,21 persen.
"Dari ketiga sektor inilah yang mendorong pertumbuhan ekonomi Pangkep," katanya, Jumat (11/3/2022).
Baca juga:Pemerintah Kabupaten Pangkep Serahkan Dua Ranperda ke DPRD
Arifin melanjutkan, sektor pertanian yang tumbuh sebesar 11,91 persen dari kategori perikanan. Sektor konstruksi yang tumbuh pada angka 9,88 persen berkaitan dengan proyek pembangunan kereta api.
Sektor penggunaan listrik dan gas yang mencapai angka 17,21 persen. Ini disebabkan konsumsi listrik PT Semen Tonasa yang sebelumnya menggunakan pembangkit sendiri, beralih menggunakan listrik PLN.
(luq)
Lihat Juga :