Status Zona Resiko Rendah, Banyumas Siap Terapkan New Normal
Selasa, 16 Juni 2020 - 05:33 WIB
loading...
Bupati Achmaf Husein saat berbincang dengan warga dan perawat yg dinyatakan sembuh dari COVID-19. FOTO : MNC Media/ Saladin Ayyubi
A
A
A
BANYUMAS - Banyumas menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang siap menerapkan new normal secara bertahap. Kota mendoan ini mendapat lampu hijau dari provinsi, sebab penilaian dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Banyumas kini statusnya masuk zona resiko rendah.
“Dari penilaian Dinas Kesehatan, Banyumas sudah zona resiko rendah dan layak menerapkan new normal secara bertahap,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein usai menerima kunjungan pasien yang sudah sembuh dari COVID-19 di Kompleks Pendapa Sipanji, Senin (15/06/2020).
Husein mengatakan, perubahan status Banyumas dari zona risiko tinggi menjadi zona resiko rendah berkat upaya kerja keras tim Gugus Tugas COVID-19 dan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di Jateng ada dua yang masuk zona risiko rendah, Banyumas dan Wonosobo. Sama sama pernah zona risiko tinggi, kini sudah berubah tentu karena perjuangan dan ikhtiar semua pihak. Kondisi seperti ini harus dipertahankan, maka saya minta masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto menerangkan, indikator penilaian dari Dinas Kesehatan Prov Jateng yaitu adanya penurunan jumlah kasus positif, penurunan jumlah ODP dan PDP.
“Dari penilaian Dinas Kesehatan, Banyumas sudah zona resiko rendah dan layak menerapkan new normal secara bertahap,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein usai menerima kunjungan pasien yang sudah sembuh dari COVID-19 di Kompleks Pendapa Sipanji, Senin (15/06/2020).
Husein mengatakan, perubahan status Banyumas dari zona risiko tinggi menjadi zona resiko rendah berkat upaya kerja keras tim Gugus Tugas COVID-19 dan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di Jateng ada dua yang masuk zona risiko rendah, Banyumas dan Wonosobo. Sama sama pernah zona risiko tinggi, kini sudah berubah tentu karena perjuangan dan ikhtiar semua pihak. Kondisi seperti ini harus dipertahankan, maka saya minta masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto menerangkan, indikator penilaian dari Dinas Kesehatan Prov Jateng yaitu adanya penurunan jumlah kasus positif, penurunan jumlah ODP dan PDP.
Lihat Juga :