Pemerkosaan dan Pembunuhan di Sawah Besar, Kemen PPPA: Kekerasan Seksual Bagai Fenomena Gunung Es

Kamis, 10 Maret 2022 - 09:11 WIB
loading...
Pemerkosaan dan Pembunuhan...
Kemen PPPA menyoroti kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di kamar indekos Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Kemen PPPA ) menyoroti kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di kamar indekos Sawah Besar, Jakarta Pusat. KemenPPPA mengecam kasus pemerkosaan dan pembunuhan gadis muda yang dilakukan tersangka MA (23).

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA Ratna Susianawati meminta penegak hukum untuk memberikan hukuman yang setimpal. Dia mengaku kasus kekerasan seksual kini semakin marak, tidak hanya terjadi di area publik tetapi juga terjadi di ruang privat seperti di dalam rumah tangga dengan pelakunya yaitu orang terdekat korban. Baca juga: Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Wanita Muda di Sawah Besar Terancam 15 Tahun Penjara

"Pemberitaan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dari media sebenarnya baru kasus kekerasan seksual yang terungkap, kami yakin kasus yang terjadi sesungguhnya jauh lebih besar karena kekerasan seksual bagaikan fenomena gunung es," kata Ratna dalam keterangannya, Kamis (10/3/2022).

Ratna menyoroti salah satu penyebab kejahatan seksual terus terjadi, yaitu karena belum adanya payung hukum yang bersifat khusus untuk menangani masalah kekerasan seksual dan berperspektif korban. Dia menambahkan, RUU TPKSada untuk menjawab kekosongan hukum terkait masalah kekerasan seksual dan membawa perspektif dan semangat baru dalam memberikan perlindungan pada korban kekerasan seksual.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
Misi Evelyne Bongkar...
Misi Evelyne Bongkar Kebenaran Dimulai dalam Undercover Ex Girlfriend di V+Short, Simak Sinopsisnya!
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Berita Terkini
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved