Viral Penyergapan di Dalam Mobil, Polisi Salah Tangkap Gara-gara Sinyal Ponsel
Rabu, 09 Maret 2022 - 16:25 WIB
loading...
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kronologi salah tangkap terhadap sejumlah orang dalam mobil saat pengembangan kasus narkoba. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polisi membeberkan kronologi salah tangkap terhadap sejumlah orang dalam mobil saat pengembangan kasus narkoba. Kesalahan terjadi karena ponsel yang digunakan pelaku narkoba terdeteksi dibawa oleh salah satu pria yang ditangkap.
Baca juga: Polda Metro Ungkap Fakta Kasus Dugaan Polisi Salah Tangkap Pelaku Begal
Sebelumnya sebuah video dengan narasi penyergapan terhadap sejumlah orang di dalam mobil oleh sekelompok orang bersenjata api, viral di media sosial. Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan, peristiwa berawal dari upaya pengembangan kasus narkoba yang dilakukan oleh kepolisian. Namun setelah dilakukan penangkapan, ternyata pria yang di dalam mobil bukan target pengejaran.
"Sudah diklarifikasi, itu pengembangan kasus narkotika. Tetapi setelah didalami mereka yang di dalam mobil itu tidak terlibat dengan target yang dikejar oleh polisi. Jadi itu hanya kesalahpahaman saja, tapi polisi memiliki petunjuk sebenarnya," kata Zulpan, Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Polda Metro Ungkap Fakta Kasus Dugaan Polisi Salah Tangkap Pelaku Begal
Sebelumnya sebuah video dengan narasi penyergapan terhadap sejumlah orang di dalam mobil oleh sekelompok orang bersenjata api, viral di media sosial. Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan, peristiwa berawal dari upaya pengembangan kasus narkoba yang dilakukan oleh kepolisian. Namun setelah dilakukan penangkapan, ternyata pria yang di dalam mobil bukan target pengejaran.
"Sudah diklarifikasi, itu pengembangan kasus narkotika. Tetapi setelah didalami mereka yang di dalam mobil itu tidak terlibat dengan target yang dikejar oleh polisi. Jadi itu hanya kesalahpahaman saja, tapi polisi memiliki petunjuk sebenarnya," kata Zulpan, Rabu (9/3/2022).
Lihat Juga :