Kisah Made Yartami, PMI Asal Bali Terpaksa Pulang dari Ukraina: Rugi karena Uang Keberangkatan Rp20 Juta Belum Balik

Rabu, 09 Maret 2022 - 14:43 WIB
loading...
Kisah Made Yartami,...
Made Yartami, pekerja migran Indonesia (PMI) nampak sumringah karena bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah delapan bulan terakhir bekerja di Ukraina. Foto SINDOnews
A A A
DENPASAR - Made Yartami, pekerja migran Indonesia (PMI) nampak sumringah karena bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Perempuan asal Buleleng itu baru saja tiba di Bali, melalui Bandara I Gusti Nngurah Rai, setelah delapan bulan terakhir bekerja di Ukraina . Kedatangan mereka disambut oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali.

Made, salah satu sekian banyak PMI yang berkerja di Ukraina dan terpaksa pulang kampung karena situasi keamanan, yaitu berkobarnya perang antara Ukraina dengan Rusia. Baca juga: Penyelundupan 34 Pekerja Migran Ilegal Lewat Jalur Tikus ke Malaysia Digagalkan



Made mengaku, dirinya sangat bersyukur karena bisa pulang dan tiba di tempat asalnya dalam keadaan sehat. “Saya bangga dengan pemerintah Indonesia dan juga Ukraina yang tetap mengedepankan kemanusiaan dan keselamatan PMI,” ujar Made, Rabut (9/3/2022).

Namun begitu, dia mengaku, dirinya rugi secara finansial. Seharusnya dia pulang satu tahun empat bulan lagi. Namun, dia terpaksan pulang lebih awal karena situasi keamanan tidak memungkinkan.

Dia menuturkan, saat dia keberangkatan ke Ukraina, dia menghabiskan uang lebih dari Rp20 juta. Dengan pulang lebih awal, jelas uang yang telah dia keluar belum bisa ditutupi semuanya. Dia berharap ada kebijaksaanan dari agen agar bisa mengembalikan sejumlah modal keberangkatan. Baca juga: Polres Batubara Ringkus 4 Agen dan 1 Tekong Pekerja Migran Indonesia Ilegal

Sebelum bekerja di Ukraina, Made telah bekerja di China selama enam tahun. Untuk kebutuhan hidup, Made pun berencana akan kembali bekerja ke luar negeri, namun tidak kembali ke Ukraina.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Kolaborasi dengan PMI,...
Kolaborasi dengan PMI, BRI Insurance Gelar Donor Darah Massal
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved