Ini Penyebab Pemprov DKI Lambat Serap Anggaran Dana PEN

Senin, 07 Maret 2022 - 16:00 WIB
loading...
Ini Penyebab Pemprov...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza).Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan penggunaan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari pemerintah pusat dinilai cukup kompleks. Hal itulah yang menjadi alasan Pemprov DKI lambat menyerap pinjaman uang dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sejak 2020 lalu.

“Dana PEN itu ada tahapannya ya, jadi tidak mudah harus ada standar yang dipenuhi. Sejauh ini 2020-2021 bisa berjalan dengan baik, Insya Allah 2022 juga dengan sisa yang ada akan kami gunakan sebaik mungkin," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022).

Ariza menuturkan, dana PEN mayoritas digunakan untuk pengendalian banjir di Ibu Kota. Baca: Anggaran Sirkuit Formula E Telan Rp60 Miliar, Wagub DKI: Karena Dibuat Permanen

"Kita gunakan untuk kepentingan infrastruktur, termasuk soal pengendalian banjir jadi sisa yang ada juga kita upayakan semaksimal mungkin untuk dapat digunakan untuk kegiatan infrastruktur seperti yang sudah di sepakati bersama," tuturnya.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta mendapat dana PEN dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp12,5 triliun pada 2020 lalu. Dana sebanyak Rp5,297 triliun dialokasikan untuk penanggulangan banjir yang dikerjakan selama tiga tahun dari 2020-2022.

Ada beberapa proyek yang dikerjakan Dinas SDA selama tiga tahun. Di antaranya pembangunan polder pengendalian banjir, revitalisasi pompa pengendali banjir, pembangunan waduk pengendali banjir, peningkatan kapasitas sungai dan drainase kali kewenangan kementerian, pembangunan vertikal drainase, serta sistem informasi penunjang banjir.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved