Staf Dispendik Gresik Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19
Senin, 15 Juni 2020 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas setempat agar memeriksa kondisi Burhan. Minggu kemarin (14/6/2020) sekitar pukul 17.00 WIB Burhan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa. Sempat menjalani perawatan. Beberapa jam kemudian dinyatakan meninggal dunia dengan status PDP.
"Saya mendapat kabar kemarin malam sekitar pukul 23.30 WIB saudara kami Burhan Syarif meninggal," ujar Mahin saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).
Kelima orang yang membesuk Burhan diminta bekerja dari rumah masing-masing. Mereka akan dilakukan rapid test. Jika hasilnya non reaktif diperbolehkan masuk kantor lagi. Tapi, kalau reaktif maka harus dilakukan swab test. "Salah satu dari lima orang itu sudah ada yang rapid test hasilnya non reaktif," ungkap Mahin.
Saat ini pelayanan di Dispendik Gresik sementara ditutup. Seluruh pegawai bekerja dari rumah. Hanya beberapa petugas PPDB yang standby di kantor. Itupun deadline sampai besok pagi.
Saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab Burhan Syarig dari Dinas Kesehatan. Jika hasil swab dan tracingnya sudah keluar akan dilakukan swab terhadap seluruh pegawai Dinas Pendidikan. "Total sekitar 117 pegawai mulai ASN dan honorer," pungkas Mahin.
"Saya mendapat kabar kemarin malam sekitar pukul 23.30 WIB saudara kami Burhan Syarif meninggal," ujar Mahin saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).
Kelima orang yang membesuk Burhan diminta bekerja dari rumah masing-masing. Mereka akan dilakukan rapid test. Jika hasilnya non reaktif diperbolehkan masuk kantor lagi. Tapi, kalau reaktif maka harus dilakukan swab test. "Salah satu dari lima orang itu sudah ada yang rapid test hasilnya non reaktif," ungkap Mahin.
Saat ini pelayanan di Dispendik Gresik sementara ditutup. Seluruh pegawai bekerja dari rumah. Hanya beberapa petugas PPDB yang standby di kantor. Itupun deadline sampai besok pagi.
Saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab Burhan Syarig dari Dinas Kesehatan. Jika hasil swab dan tracingnya sudah keluar akan dilakukan swab terhadap seluruh pegawai Dinas Pendidikan. "Total sekitar 117 pegawai mulai ASN dan honorer," pungkas Mahin.
(msd)
Lihat Juga :