Pembunuh Perempuan Cantik Bertato Ditangkap, Korban Dicekik di Kamar Hotel

Senin, 07 Maret 2022 - 12:11 WIB
loading...
Pembunuh Perempuan Cantik Bertato Ditangkap, Korban Dicekik di Kamar Hotel
Perempuan cantik bertato yang mayatnya dibuang di semak-semak Kota Bandung ternyata dicekik di kamar hotel. Pelakunya berhasil ditangkap.Foto/dok
A A A
BANDUNG - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan perempuan cantik bertato yang mayatnya ditemukan terbujur di lahan kosong kawasan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (3/3/2022) lalu.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung melalui Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, mengamankan dua lelaki yang diduga pelaku pembunuhan sekaligus pembuangan mayat korban. "Iya, alhamdulillah sudah tertangkap," ujar Rudi saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Terungkap Mayat Wanita Cantik Bertatto Korban Pembunuhan di Arcamanik Ternyata Warga Cileunyi

Menurut Rudi, dari dua orang lelaki yang ditangkap, satu orang di antaranya diduga sebagai otak pembunuhan. Adapun seorang lainnya membantu membuang mayat korban.

"Salah seorang pelaku yang diamankan merupakan otak dari pembunuhan tersebut. Sama satu orang (dibunuhnya), lalu dibantu pelaku lainnya, untuk membuang korban," katanya.

Disinggung motif pembunuhan tersebut, Rudi mengungkapkan bahwa korban dan pelaku pembunuhan sudah saling kenal. Bahkan, Rudi menyebut pelaku dan korban memiliki hubungan, meski tidak menyebut pasti hubungan yang dimaksud.

Sebelum dibunuh, lanjut Rudi, korban bersama pelaku utama tengah berada di sebuah hotel melati di Kota Bandung. Saat di kamar hotel itu lah, pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik.



"Dari hasil autopsi, korban itu dibunuh dengan cara dicekik karena hasilnya (autopsi) korban meninggal karena kehabisan napas," ungkap Rudi.

Mengetahui korban tak bernyawa, pelaku sempat panik lalu memanggil temannya. Atas saran temannya, korban pun akhirnya dibawa pelaku dan temannya menggunakan motor untuk dibuang.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1885 seconds (11.210#12.26)