Angin Puting Beliung Terjang 10 Kecamatan di Karawang
Minggu, 06 Maret 2022 - 10:09 WIB
loading...
Angin puting beliung terjang 10 kecamatan di Karawang.Foto/ilustrasi
A
A
A
KARAWANG - Angin puting beliung menerjang 10 kecamatan di Karawang, merusak ratusan rumah. Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Cilamaya Wetan yang menerjang 6 desa dan merusak 109 rumah warga. Kerusakan rumah warga terjadi akibat terjangan angin dan sebagian karena tertimpa pohon tumbang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, angin puting beliung terjadi pada Sabtu (5/3/22) sore dan menerjang 10 kecamatan di Karawang. Kebanyakan kecamatan yang diterjang angin puting beliung berada diwilayah pesisir Karawang.
Baca juga: Viral Anak Baduy Kebal Jarum Suntik Saat Divaksin, Begini Faktanya
"Kemarin itu terjadi angin puting beliung dalam waktu bersamaan di 10 kecamatan. Namun yang paling parah di Kecamatan Cilamaya Wetan yang berdampak di 6 desa dan merusak 109 rumah. Sementara di kecamatan lainnya hanya beberapa rumah saja," kata Yasin, Minggu (6/3/22).
Menurut Yasin 6 desa di Kecamatan Cilamaya Wetan yaitu Desa Cikalong, Cikarang, Muara Baru, Rawagempol, Mekarmaya dan Desa Muara Lama. Dari 6 desa tersebut berdampak kepada 89 Kepala Keluarga dan 238 jiwa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, angin puting beliung terjadi pada Sabtu (5/3/22) sore dan menerjang 10 kecamatan di Karawang. Kebanyakan kecamatan yang diterjang angin puting beliung berada diwilayah pesisir Karawang.
Baca juga: Viral Anak Baduy Kebal Jarum Suntik Saat Divaksin, Begini Faktanya
"Kemarin itu terjadi angin puting beliung dalam waktu bersamaan di 10 kecamatan. Namun yang paling parah di Kecamatan Cilamaya Wetan yang berdampak di 6 desa dan merusak 109 rumah. Sementara di kecamatan lainnya hanya beberapa rumah saja," kata Yasin, Minggu (6/3/22).
Menurut Yasin 6 desa di Kecamatan Cilamaya Wetan yaitu Desa Cikalong, Cikarang, Muara Baru, Rawagempol, Mekarmaya dan Desa Muara Lama. Dari 6 desa tersebut berdampak kepada 89 Kepala Keluarga dan 238 jiwa.
Lihat Juga :