Universitas Dayanu Ikhsanuddin Riset Inovasi Daerah Pangkep

Kamis, 03 Maret 2022 - 09:38 WIB
loading...
Universitas Dayanu Ikhsanuddin...
Rombongan Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhsanuddin, diterima oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (1/3/22). Foto/Muhammad Subhan
A A A
PANGKEP - Inovasi pelayanan publik daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep diteliti oleh Program Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Bau-bau.

Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhasanuddin, Ladidi mengatakan, banyaknya inovasi daerah terkait pelayanan publik di Pemkab Pangkep menjadi alasan pihaknya melakukan studi empiris.

"Kami ini studi empiris, untuk memastikan teori yang kami dapatkan di kampus dan bagaimana praktiknya di lapangan," katanya.

Baca Juga: Pemkab Pangkep Gelar Forum Konsultasi Publik terkait Pembangunan MPP

Studi empiris dilakukan terhadap tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada Dinas Pendapatan Daerah, meneliti inovasi sistem pelayanan pajak dan retribusi daerah.

Sedangkan pada Dinas Pendidikan, meniliti inovasi kelas perahu. Lalu, pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Rombongan Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhsanuddin, diterima oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (1/3/22).

Di hadapan rombongan, Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhsanuddin, MYL menjelaskan Pangkep memiliki 13 kecamatan. Dimana, 96 persennya adalah wilayah lautan. Yang berbatasan dengan Lombok dan Kalimantan.

Baca Juga: Pelaku Investasi Bodong Catut Nama Kakak Bupati Pangkep, Gasak Rp15 Miliar

Kondisi wilayah inilah yang mendorong Pemkab Pangkep untuk menghadirkan inovasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Pemkab Pangkep juga menargetkan satu ASN satu inovasi. Inovasi terbaik akan dibiayai oleh pemerintah daerah.

"Dengan inovasi yang ada, pelayanan publik bisa menjangkau semua masyarakat di semua wilayah. Komitmen kami, bagaimana memberikan pelayanan maksimal kepada semua masyarakat di semua wilayah. Baik terkait pendidikan, kesehatan dan lainnya," pungkas MYL.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
264 Petugas Pemilu 2024...
264 Petugas Pemilu 2024 di Pangkep Sulsel Tumbang, Ini Penyebabnya
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, Jambore Geopark Digelar di Maros-Pangkep
Lurah di Kabupaten Pangkep...
Lurah di Kabupaten Pangkep Diberi Penguatan Kapasitas
Disdukcapil Pangkep...
Disdukcapil Pangkep Hadirkan Aplikasi ICore, Permudah Layanan Adminduk
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved