Oknum Polisi Diduga Terlibat Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Ini Penjelasan Polda Sumut
Rabu, 02 Maret 2022 - 23:15 WIB
loading...
Petugas kepolisian memeriksa ruang kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala. Foto/Antara
A
A
A
MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) mendalami dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencanan Peranginangin. Kerangkeng menggegerkan itu berada di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Dugaan keterlibatan oknum polisi ini pertama kali diungkap oleh Komisioner pada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam dalam konferensi pers yang digelar, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Direndam di Kolam Ikan sampai Dipukul Martil
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya siap berkordinasi dengan Komnas HAM untuk mendalami dugaan keterlibatan oknum anggota Polri.
"Polda Sumut akan terus berkoordinasi dengan Komnas HAM serta melakukan langkah-langkah mendalami dugaan keterlibatan anggota Polri itu," kata Hadi.
Dia menambahkan, jika dugaan keterlibatan anggota Polri itu benar adanya. Pihak tidak akan segan untuk menindak oknum bersangkutan.
“Jika terbukti, tentu kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegassnya.
Dugaan keterlibatan oknum polisi ini pertama kali diungkap oleh Komisioner pada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam dalam konferensi pers yang digelar, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Direndam di Kolam Ikan sampai Dipukul Martil
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya siap berkordinasi dengan Komnas HAM untuk mendalami dugaan keterlibatan oknum anggota Polri.
"Polda Sumut akan terus berkoordinasi dengan Komnas HAM serta melakukan langkah-langkah mendalami dugaan keterlibatan anggota Polri itu," kata Hadi.
Dia menambahkan, jika dugaan keterlibatan anggota Polri itu benar adanya. Pihak tidak akan segan untuk menindak oknum bersangkutan.
“Jika terbukti, tentu kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegassnya.
Lihat Juga :