Hasil Panen Melimpah, Petani Desa Komba Gelar Syukuran
Selasa, 01 Maret 2022 - 19:48 WIB
loading...
Sejumlah pejabat Pemkab Luwu menghadiri acara syukuran yang dilaksanakan petani di Desa Komba, Kecamatan Kecamatan Larompong, Selasa (1/3/2022). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Petani di Desa Komba Selatan, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, menggelar syukuran, Selasa (1/3/2022). Syukuran ini berkat hasil panen sawah dan kebun mereka yang melimpah.
Hadir dalam syukuran ini, Asisten II Ahyar Kasim mewakili Bupati Luwu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Albaruddin A Picunang, Wakil Ketua dan anggota DPRD Luwu, Zulkifli, Andi Muhammad Arfan Basmin dan Basiruddin.
Baca juga:Anggaran Rehabilitasi Kantor Dinas PUPR Luwu Rp360 Juta
Selain itu hadir pula Camat Larompong, H Ridwan Pallawa, sejumlah kepala desa , lima kelompok tani dan masyarakat Komba Selatan.
Syukuran ini ditandai dengan makan bersama, diskusi dan penyampaian aspirasi petani di Larompong Selatan, khususnya Desa Komba Selatan, serta pelaksanaan lomba voli antar pemuda Komba Selatan.
Ridwan Pallawa menyampaikan rasa bangga dan merasa berbahagia atas hadirnya para petinggi daerah di Kabupaten Luwu bersama pimpinan dan anggota DPRD di Desa Komba Selatan.
"Kami laporkan Pak, ini adalah kegiatan syukuran masyarakat Komba Selatan dan Larompong pada umum, ini adalah rasa syukur pasca panen padi serta hasil perkebunan yang melimpah periode April-September" ujarnya.
Disampaikan Camat Larompong Selatan, beberapa tahun terakhir hasil panen masyarakat khususnya Desa Larompong, Desa Komba dan Komba Selatan cukup melimpah.
Baca juga:Ini Pesan Bupati Luwu Saat Tinjau Progres Pembangunan Masjid Agung
"Sebenarnya masyarakat ingin menyelenggaran pesta panen, namun karena kondisi Covid-19 sehingga kami buat syukuran terbatas. Sengaja masyarakat hadirkan pemerintah dan para anggota dewan," katanya.
"Sekaligus bentuk ucapan terima kasih petani karena selama ini mendapat perhatian dari pemerintah dan DPRD, baik dalam bentuk penyuluhan maupun bantuan peralatan pertanian dan perkebunan serta sarana penunjang lainnya," sambung Camat Larompong Selatan.
Diakui Camat Larompong, bantuan untuk petani dan pekebun di wilayah cukup besar. Dirinya berharap perhatian Pemkab Luwu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan terus berjalan, sehingga menunjang hasil panen para petani di wilayahnya.
"Kuncinya mari kita jalin kebersamaan dengan pemerintah, dengan Pak Bupati pada masa ini hingga masa-masa yang akan datang," serunya.
Asisten II, Ahyar Kasim, mewakili Bupati Luwu , ikut mengucapkan rasa syukur karena hasil panen padi dan perkebunan masyarakat di Kabupaten Luwu jauh lebih besar.
Baca juga:Pemerintah Akui Stok Minyak Goreng di Kabupaten Luwu Terbatas
"Pesan Pak Bupati , jika ada hasil panen ta', jangan Ki lupa keluarkan zakat. Saya sampaikan, kenapa di Komba berhasil, itu karena petani di Komba Selatan rajin keluarkan zakat, baik zakat mal atau pun zakat fitrah dan kenapa banyak tidak berhasil di daerah lain, itu karena masyarakatnya, petaninya malas keluarkan zakat," kutip mantan Sekwan DPRD Luwu ini.
Ahyar Kasim, mengaku juga adalah seorang petani, bahkan dirinya selain menjadi seorang pejabat juga sering turun sawah. Sehingga diakuinya, kendala petani di Larompong saat ini juga ikut dirasakan.
"Perlu peningkatan bendungan karena difungsikan oleh petani di tiga wilayah Larompong, Komba dan Komba selatan," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Asisten II, juga menyinggung pelaksanaan pilkades di Komba Selatan. "Kerukunan dan kekeluargaan harus terbina baik, jangan karena pilkades kita berkelompok-kelompok dan gonto gontokan. Pilkades hanya sementara, tapi hubungan kekeluargaan jangan putus.Siapapun terpilih kita akan dukung," pesannya.
Dalam diskusi ringan itu, sejumlah kelompok tani mengusulkan beberapa hal, di antaranya, dari Ahmad, meminta ada keseragaman jenis bibit yang digunakan, hingga permintaan bantuan handrtraktor.
Baca juga:Kebakaran, Dua Rumah Warga di Kabupaten Luwu Rata Tanah
Sofyan Dg Mapata, juga meminta dibuatkan saluran irigasi teknis dan penentuan jadwal tanam. "Kami juga berharap peningkatan pembinaan teknik kepada petani dan kelompok tani. Karena ilmu pertanian setiap saat berkembang," ujarnya.
Dirinya juga meminta pengembangan area perkebunan dengan memberikan bantuan beberapa bibit kepada petani, seperti bibit cengkeh, coklat, merica dan buah-buahan, di antaranya bibit durian musang king.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Luwu, Albaruddin A Picunang menambahkan, hasil panen di Larompong Selatan untuk periode tanam April-September cukup bagus. Dirinya berharap, hasilnya jauh lebih baik untuk masa tanam Oktober-Maret tahun ini.
Terkait sejumlah permintaan dan masukan petani tersebut, Kadis Pertanian meminta agar meningkatkan koordinasi antara petani dengan penyuluh dan BPP.
"Kuncinya dari saya adalah tudang sipulung. Dari tudang sipulung ini bisa kita rencanakan masa panen, seragamkan penggunaan bibit, pelatihan teknik pertanian, hingga menyerap aspirasi akan kebutuhan petani, mengatasi masalah dan merencanakan program pertanian, itu fungsi tudang sipulung dan kita harus konsisten dengan hasil tudang sipulung kita," urainya.
Baca juga:Sekda Palopo Buka Sosialisasi 3 Aturan Kepegawaian
Mengenai irigasi tersier, aspirasi tersebut telah dikoordinasikan olehnya melalui lintas sektor OPD yang menangani seperti Dinas PUPR.
Dalam kesempatan ini disampaikan Kadis Pertanian, luas sawah di Komba Selatan ada 100 hektare, di mana bantuan handtraktor baru 7 unit.
"Dari luas lahan bantuan handtraktor 7 unit memang belum ideal, kita akan cukupkan 10 handtraktor. Kerja kerja Dinas Pertanian akan penganggaran bantuan alat pertanian harus pula mendapat dukungan dari DPRD Luwu sebagai fungsi anggaran," ujarnya.
"Hadir bersama kita pimpinan DPRD Luwu, dan anggota DPRD Luwu. Tentu melalui perhatian beliau, 3 unit handtraktor tidak lah sulit," lanjutnya.
Tahun 2021 Pemkab Luwu telah membantu pengembangan jagung seluas 17 hektare di Komba Selatan dan tahun 2022 kembali akan dikembangkan jagung untuk area seluas 40 hektare.
Baca juga:1 Staf Positif Covid-19 dan 4 Komisioner Sakit, Kantor KPU Palopo Tutup 5 Hari
Sementara itu, anggota DPRD Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin, berharap petani di Luwu jauh lebih baik ke depan baik dari segi hasil maupun pengelolaan hasil panen dan pasca panen.
"Kami di DPRD tentu selalu akan berpihak pada masyarakat khususnya petani dalam peletakan program anggaran di tiap OPD khususnya Dinas Pertanian," kuncinya.
Hadir dalam syukuran ini, Asisten II Ahyar Kasim mewakili Bupati Luwu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Albaruddin A Picunang, Wakil Ketua dan anggota DPRD Luwu, Zulkifli, Andi Muhammad Arfan Basmin dan Basiruddin.
Baca juga:Anggaran Rehabilitasi Kantor Dinas PUPR Luwu Rp360 Juta
Selain itu hadir pula Camat Larompong, H Ridwan Pallawa, sejumlah kepala desa , lima kelompok tani dan masyarakat Komba Selatan.
Syukuran ini ditandai dengan makan bersama, diskusi dan penyampaian aspirasi petani di Larompong Selatan, khususnya Desa Komba Selatan, serta pelaksanaan lomba voli antar pemuda Komba Selatan.
Ridwan Pallawa menyampaikan rasa bangga dan merasa berbahagia atas hadirnya para petinggi daerah di Kabupaten Luwu bersama pimpinan dan anggota DPRD di Desa Komba Selatan.
"Kami laporkan Pak, ini adalah kegiatan syukuran masyarakat Komba Selatan dan Larompong pada umum, ini adalah rasa syukur pasca panen padi serta hasil perkebunan yang melimpah periode April-September" ujarnya.
Disampaikan Camat Larompong Selatan, beberapa tahun terakhir hasil panen masyarakat khususnya Desa Larompong, Desa Komba dan Komba Selatan cukup melimpah.
Baca juga:Ini Pesan Bupati Luwu Saat Tinjau Progres Pembangunan Masjid Agung
"Sebenarnya masyarakat ingin menyelenggaran pesta panen, namun karena kondisi Covid-19 sehingga kami buat syukuran terbatas. Sengaja masyarakat hadirkan pemerintah dan para anggota dewan," katanya.
"Sekaligus bentuk ucapan terima kasih petani karena selama ini mendapat perhatian dari pemerintah dan DPRD, baik dalam bentuk penyuluhan maupun bantuan peralatan pertanian dan perkebunan serta sarana penunjang lainnya," sambung Camat Larompong Selatan.
Diakui Camat Larompong, bantuan untuk petani dan pekebun di wilayah cukup besar. Dirinya berharap perhatian Pemkab Luwu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan terus berjalan, sehingga menunjang hasil panen para petani di wilayahnya.
"Kuncinya mari kita jalin kebersamaan dengan pemerintah, dengan Pak Bupati pada masa ini hingga masa-masa yang akan datang," serunya.
Asisten II, Ahyar Kasim, mewakili Bupati Luwu , ikut mengucapkan rasa syukur karena hasil panen padi dan perkebunan masyarakat di Kabupaten Luwu jauh lebih besar.
Baca juga:Pemerintah Akui Stok Minyak Goreng di Kabupaten Luwu Terbatas
"Pesan Pak Bupati , jika ada hasil panen ta', jangan Ki lupa keluarkan zakat. Saya sampaikan, kenapa di Komba berhasil, itu karena petani di Komba Selatan rajin keluarkan zakat, baik zakat mal atau pun zakat fitrah dan kenapa banyak tidak berhasil di daerah lain, itu karena masyarakatnya, petaninya malas keluarkan zakat," kutip mantan Sekwan DPRD Luwu ini.
Ahyar Kasim, mengaku juga adalah seorang petani, bahkan dirinya selain menjadi seorang pejabat juga sering turun sawah. Sehingga diakuinya, kendala petani di Larompong saat ini juga ikut dirasakan.
"Perlu peningkatan bendungan karena difungsikan oleh petani di tiga wilayah Larompong, Komba dan Komba selatan," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Asisten II, juga menyinggung pelaksanaan pilkades di Komba Selatan. "Kerukunan dan kekeluargaan harus terbina baik, jangan karena pilkades kita berkelompok-kelompok dan gonto gontokan. Pilkades hanya sementara, tapi hubungan kekeluargaan jangan putus.Siapapun terpilih kita akan dukung," pesannya.
Dalam diskusi ringan itu, sejumlah kelompok tani mengusulkan beberapa hal, di antaranya, dari Ahmad, meminta ada keseragaman jenis bibit yang digunakan, hingga permintaan bantuan handrtraktor.
Baca juga:Kebakaran, Dua Rumah Warga di Kabupaten Luwu Rata Tanah
Sofyan Dg Mapata, juga meminta dibuatkan saluran irigasi teknis dan penentuan jadwal tanam. "Kami juga berharap peningkatan pembinaan teknik kepada petani dan kelompok tani. Karena ilmu pertanian setiap saat berkembang," ujarnya.
Dirinya juga meminta pengembangan area perkebunan dengan memberikan bantuan beberapa bibit kepada petani, seperti bibit cengkeh, coklat, merica dan buah-buahan, di antaranya bibit durian musang king.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Luwu, Albaruddin A Picunang menambahkan, hasil panen di Larompong Selatan untuk periode tanam April-September cukup bagus. Dirinya berharap, hasilnya jauh lebih baik untuk masa tanam Oktober-Maret tahun ini.
Terkait sejumlah permintaan dan masukan petani tersebut, Kadis Pertanian meminta agar meningkatkan koordinasi antara petani dengan penyuluh dan BPP.
"Kuncinya dari saya adalah tudang sipulung. Dari tudang sipulung ini bisa kita rencanakan masa panen, seragamkan penggunaan bibit, pelatihan teknik pertanian, hingga menyerap aspirasi akan kebutuhan petani, mengatasi masalah dan merencanakan program pertanian, itu fungsi tudang sipulung dan kita harus konsisten dengan hasil tudang sipulung kita," urainya.
Baca juga:Sekda Palopo Buka Sosialisasi 3 Aturan Kepegawaian
Mengenai irigasi tersier, aspirasi tersebut telah dikoordinasikan olehnya melalui lintas sektor OPD yang menangani seperti Dinas PUPR.
Dalam kesempatan ini disampaikan Kadis Pertanian, luas sawah di Komba Selatan ada 100 hektare, di mana bantuan handtraktor baru 7 unit.
"Dari luas lahan bantuan handtraktor 7 unit memang belum ideal, kita akan cukupkan 10 handtraktor. Kerja kerja Dinas Pertanian akan penganggaran bantuan alat pertanian harus pula mendapat dukungan dari DPRD Luwu sebagai fungsi anggaran," ujarnya.
"Hadir bersama kita pimpinan DPRD Luwu, dan anggota DPRD Luwu. Tentu melalui perhatian beliau, 3 unit handtraktor tidak lah sulit," lanjutnya.
Tahun 2021 Pemkab Luwu telah membantu pengembangan jagung seluas 17 hektare di Komba Selatan dan tahun 2022 kembali akan dikembangkan jagung untuk area seluas 40 hektare.
Baca juga:1 Staf Positif Covid-19 dan 4 Komisioner Sakit, Kantor KPU Palopo Tutup 5 Hari
Sementara itu, anggota DPRD Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin, berharap petani di Luwu jauh lebih baik ke depan baik dari segi hasil maupun pengelolaan hasil panen dan pasca panen.
"Kami di DPRD tentu selalu akan berpihak pada masyarakat khususnya petani dalam peletakan program anggaran di tiap OPD khususnya Dinas Pertanian," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :