alexametrics

Waspada, jalan Pagaralam-Kepahiyang penuh 'ranjau'

loading...
Waspada, jalan Pagaralam-Kepahiyang penuh ranjau
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Pengendara yang akan melintasi jalan provinsi Pagaralam-Kepahiyang yang berada di Kabupaten Empatlawang, SUmatera Selatan (Sumsel) harus ekstra waspada. Karena jalur tersebut dipenuhi ratusan lubang sehingga membahayakan kendaraan yang melintas.

Pantauan SINDO, jumlah lubangnya mencapai ratusan, baik di wilayah Muara Pinang, Pendopo bahkan Ulu Musi. Bahkan ada beberapa lubang yang berdiameter mencapai satu meter dengan kedalaman hingga belasan sentimeter.

Seperti yang terdapat di kawasan Gunung Meraksa Baru kecamatan Pendopo, lubang yang terdapat di tengah badan jalan diameternya hampir mencapai satu meter.



Sultan, warga Desa Gunung Meraksa mengatakan akibat terbukanya aspal di badan jalan tersebut, tidak sedikit kendaraan yang terjebak.

“Kalau mobil atau motor yang terjebak disana sudah tidak bisa dihitung lagi, karena lubangnya cukup lebar,” jelasnya, Minggu (23/12/2012).

Padahal menurutnya perbaikan lobang-lobang yang ada di jalan tersebut sudah pernah dilakukan. Hanya saja tidak bertahan lama. Ia berharap agar pihak terkait dapat turun ke lapangan dan meninjau kondisi yang ada.

“Rata-rata yang mengelupas itu tambalan, mungkin pola pengerjaanya yang tidak terlalu sempurna, jadi mudah mengelupas,” ujarnya.

Camat Pendopo Zainal Abidin tidak menampik banyaknya ancaman di jalur tersebut. Selain banyaknya lobang di badan jalan, ancaman lain bagi pengendara adalah jalan ambles dan longsor tebingan di sisi jalan.

Kondisi tersebut menurutnya banyak ditemukan di jalur kawasan desa Rantau Dodor, Tanjung Raya, dan Kungkilan hingga ke kecamatan Sikap Dalam dan kecamatan Ulu Musi. Sehingga para pengguna jalan diminta untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai hal tersebut.

“Memang begitulah kondisi yang ada, ada jalan yang sudah ambles seperti di Manggilan dan ada juga ancaman bakal titik longsor di tempat lain sepanjang jalur jalan propinsi ini,” ujarnya.

Terpisah anggota DPRD Sumsel dari dapil IV Pagar Alam dan Kepahiyang, Holda meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengawasan dan pemantauan yang intensif mengenai kondisi jalan tersebut.

Apalagi menurutnya keberadaan jalan tersebut merupakan urat nadi antar beberapa wilayah di Sumsel ke propinsi Bengkulu. Dengan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan, dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Selain pengawasan reguler, kami juga minta pengawasan terhadap pihak rekanan juga dilakukan dengan teliti, sehingga kwalitas pembangunan jalan benar-benar dapat diandalkan,”tukasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak