Menyeberang Jalan, Cik Inah Tewas Ditabrak Iring-iringan Truk Pengangkut Batu
Selasa, 01 Maret 2022 - 15:47 WIB
loading...
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Foto: Istimewa
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Nahas dialami Cik Inah (98), warga Jalan Ramin, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Korban tewas ditabrak truk saat menyeberang.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasatlantas AKP Suwandi mengatakan, kejadian itu berawal saat Cik Inah berjalan kaki di Jalan Garuda Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuk Linggau.
"Saat kejadian, nenek Cik Inah sedang berjalan di pinggiran jalan. Namun, saat hendak menyebrang langsung ditabrak oleh dump truk yang dikendarai Muhar Sutami alias Endut (48)," ujar Suwandi, Selasa (1/3/2022).
Baca juga: 3 Siswa SMP Ogan Ilir Jadi Korban Tabrak Lari, 1 Tewas Mengenaskan dan 2 Sekarat
AKP Suwandi menyebutkan, bahwa Cik Inah meninggal dengan kondisi luka di bagian kepala di Rumah Sakit (RS) Ar Bunda Lubuklinggau, sekitar pukul 08.00 WIB.
"Kondisinya luka di bagian pelipis kepala, sempat kami bawa ke RS Ar Bunda, setelah dirawat akhirnya meninggal dunia," kata Suwandi.
Dijelaskan Suwandi, saat nenek yang hampir genap berusia satu abad tersebut berjalan di pinggir, datang dua mobil dump truk dan truk iring-iringan yang dikemudikan oleh Muhar dan Sutarman yang hendak mengambil batu di Watas.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasatlantas AKP Suwandi mengatakan, kejadian itu berawal saat Cik Inah berjalan kaki di Jalan Garuda Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuk Linggau.
"Saat kejadian, nenek Cik Inah sedang berjalan di pinggiran jalan. Namun, saat hendak menyebrang langsung ditabrak oleh dump truk yang dikendarai Muhar Sutami alias Endut (48)," ujar Suwandi, Selasa (1/3/2022).
Baca juga: 3 Siswa SMP Ogan Ilir Jadi Korban Tabrak Lari, 1 Tewas Mengenaskan dan 2 Sekarat
AKP Suwandi menyebutkan, bahwa Cik Inah meninggal dengan kondisi luka di bagian kepala di Rumah Sakit (RS) Ar Bunda Lubuklinggau, sekitar pukul 08.00 WIB.
"Kondisinya luka di bagian pelipis kepala, sempat kami bawa ke RS Ar Bunda, setelah dirawat akhirnya meninggal dunia," kata Suwandi.
Dijelaskan Suwandi, saat nenek yang hampir genap berusia satu abad tersebut berjalan di pinggir, datang dua mobil dump truk dan truk iring-iringan yang dikemudikan oleh Muhar dan Sutarman yang hendak mengambil batu di Watas.
Lihat Juga :