Viral, Bupati Alor Diadang Warga Korban Banjir dan Jalan Diblokade
Selasa, 01 Maret 2022 - 15:08 WIB
loading...
Bupati Alor, Amon Djobo diadang sejumlah warga korban banjir di daerah Welai. Jalan diblokade dengan batang pohon dan kayu. Foto/iNews TV/Danny Manu
A
A
A
ALOR - Viral sebuah video yang tersebar di medsos yang memperlihatkan Bupati Alor, Amon Djobo diadang sejumlah warga korban banjir di daerah Welai. Jalan yang akan dilewati mobil yang dinaiki rombongan bupati diblokade dengan batang pohon dan kayu yang dipasang melintang di tengah jalan.
Warga juga membuat gubuk di tengah jalan untuk memblokade kendaraan roda empat yang akan lewat.
Baca juga: Jembatan Ambruk dan Tak Ada Jalan Alternatif, Ibu Hamil di Alor Nekat Terobos Banjir
Mereka menutup badan jalan arah Welai, Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memprotes pemerintah yang tak segera menangani musibah banjir yang melanda pemukiman mereka.
Mereka meluapkan kekececawaan ketika bupati akan melintas dengan mobil dinas.
Dalam video yang direkam warga, Bupati Alor, Amon Djobo turun dari mobil dan menemui dua orang warga yang menutup badan jalan.
Warga kemudian mengungkapkan protes terkait lurah yang tidak tanggap tentang laporan mereka terkait bencana banjir.
Selain marah marah terhadap pemerintah kelurahan, warga juga meminta untuk segera merealisasikan permintaan penanganan banjir sehingga blokade jalan akan dibuka.
Baca juga: Oknum Guru Penganiaya Siswa hingga Tewas di Alor NTT Jadi Tersangka
Terkait video viral penghadangan tersebut Bupati Alor, Amon Djobo angkat bicara. Amon Djobo menjelaskan bahwa bencana hampir terjadi di berbagai wilayah di Kabupaten Alor.
"Tiga hari lalu sudah kita tangani permasalahan tersebut. Dan memang banjir terjadi hampir di semua wilayah. Mereka itu (warga) ingin menyampaikan aspirasi," katanya, Selasa (1/2/2022).
Namun sebagai upaya tangggung jawab, dia mengatangan telah menindak lanjuti permintaan warga terkait banjir yang melanda wilayah mereka.
Bupati menyatakan sebagai kepala wilayah akan bertanggung jawab, sehingga warga tidak perlu menyalahkan lurah.
Warga juga membuat gubuk di tengah jalan untuk memblokade kendaraan roda empat yang akan lewat.
Baca juga: Jembatan Ambruk dan Tak Ada Jalan Alternatif, Ibu Hamil di Alor Nekat Terobos Banjir
Mereka menutup badan jalan arah Welai, Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memprotes pemerintah yang tak segera menangani musibah banjir yang melanda pemukiman mereka.
Mereka meluapkan kekececawaan ketika bupati akan melintas dengan mobil dinas.
Dalam video yang direkam warga, Bupati Alor, Amon Djobo turun dari mobil dan menemui dua orang warga yang menutup badan jalan.
Warga kemudian mengungkapkan protes terkait lurah yang tidak tanggap tentang laporan mereka terkait bencana banjir.
Selain marah marah terhadap pemerintah kelurahan, warga juga meminta untuk segera merealisasikan permintaan penanganan banjir sehingga blokade jalan akan dibuka.
Baca juga: Oknum Guru Penganiaya Siswa hingga Tewas di Alor NTT Jadi Tersangka
Terkait video viral penghadangan tersebut Bupati Alor, Amon Djobo angkat bicara. Amon Djobo menjelaskan bahwa bencana hampir terjadi di berbagai wilayah di Kabupaten Alor.
"Tiga hari lalu sudah kita tangani permasalahan tersebut. Dan memang banjir terjadi hampir di semua wilayah. Mereka itu (warga) ingin menyampaikan aspirasi," katanya, Selasa (1/2/2022).
Namun sebagai upaya tangggung jawab, dia mengatangan telah menindak lanjuti permintaan warga terkait banjir yang melanda wilayah mereka.
Bupati menyatakan sebagai kepala wilayah akan bertanggung jawab, sehingga warga tidak perlu menyalahkan lurah.
(shf)
Lihat Juga :