Gempa Magnetudo 4,5 Guncang Bolaang Mongondow Timur, Tidak Berpotensi Tsunami
Senin, 15 Juni 2020 - 10:53 WIB
loading...
Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik, Senin, (15/6/2020) pukul 10.50.40 WITA. (Ist)
A
A
A
MANADO - Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik, Senin, (15/6/2020) pukul 10.50.40 WITA.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update magnetudo (M) 4,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.21 LU dan 124.56 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 61 km Baratdaya Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada kedalaman 10 km.
Kepala Stasiun Geofisika Manado, Abraham F. Mustamu menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal karena deformasi batuan akibat aktifitas Subduksi Lempeng Laut Maluku.
Dijelaskan guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur dan Minahasa Tenggara II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update magnetudo (M) 4,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.21 LU dan 124.56 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 61 km Baratdaya Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada kedalaman 10 km.
Kepala Stasiun Geofisika Manado, Abraham F. Mustamu menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal karena deformasi batuan akibat aktifitas Subduksi Lempeng Laut Maluku.
Dijelaskan guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur dan Minahasa Tenggara II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
Lihat Juga :