Geger Likuifaksi-Lumpur Panas Usai Gempa Guncang Pasaman, Ini Penjelasan PVMBG
Sabtu, 26 Februari 2022 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut Eko, kemiringan lereng yang relatif landai mengarah ke Sungai Batang Timah di daerah tersebut menjadi salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadi pergerakan mengalir dengan pemicu guncangan yang sangat kuat, terlebih daerah tersebut dekat dengan sumber gempa dan hanya berjarak sekitar 17 kilometer, sehingga mengurai dan menghancurkan kekuatan tanah aslinya.
"Oleh karena itu terkait fenomena tanah bergerak yang terjadi di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan mekanisme tanah bergerak yang telah terjadi," kata Eko.
Adapun fenomena semburan lumpur panas, Eko menerangkan bahwa merujuk pada informasi dari sejumlah media, peristiwa tersebut terjadi di dekat mata air panas atau hanya berjarak sekitar 30 meter dari pemandian air panas.
Menurutnya, kondisi geologi di sekitar lokasi merupakan formasi (tak terbedakan, terutama lapisan batuan gunung api, tidak menunjukkan bekas pusat gunungapi (Tmv)) dan pada bagian atasnya merupakan endapan aluvium (Qh).
"Dugaan sementara, guncangan gempabumi yang sangat kuat menyebabkan retakan yang memotong akuifer yang berisi air panas dan diperkirakan retakan tersebut menembus ke permukaan aluvium hingga permukaan tanah," jelasnya.
"Oleh karena itu terkait fenomena tanah bergerak yang terjadi di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan mekanisme tanah bergerak yang telah terjadi," kata Eko.
Adapun fenomena semburan lumpur panas, Eko menerangkan bahwa merujuk pada informasi dari sejumlah media, peristiwa tersebut terjadi di dekat mata air panas atau hanya berjarak sekitar 30 meter dari pemandian air panas.
Menurutnya, kondisi geologi di sekitar lokasi merupakan formasi (tak terbedakan, terutama lapisan batuan gunung api, tidak menunjukkan bekas pusat gunungapi (Tmv)) dan pada bagian atasnya merupakan endapan aluvium (Qh).
"Dugaan sementara, guncangan gempabumi yang sangat kuat menyebabkan retakan yang memotong akuifer yang berisi air panas dan diperkirakan retakan tersebut menembus ke permukaan aluvium hingga permukaan tanah," jelasnya.
Lihat Juga :