180 Ribu UMKM Kota Bandung Pasarkan Produk Melalui Marketplace

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:45 WIB
loading...
180 Ribu UMKM Kota Bandung...
180 ribu UMKM Kota Bandung pasarkan produk melalui marketplace.Foto/ilustrasi
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan marketplace Tokopedia terus mendukung pemulihan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) di Kota Bandung. Pasalnya, UMKM telah menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Kota Bandung.

Terlebih kondisi pandemi COVID-19 telah memaksa UMKM untuk memasarkan produknya secara digital. Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Tokopedia Emmeryzan menerangkan selama 12 tahun tokopedia, telah mencapai pemerataan ekonomi secara digital.

Baca juga: Atasi Kelangkaan di Kota Bandung, Ratusan Ribu Minyak Goreng Bakal Didistribusikan Tiap Pekan

Di antaranya terdapat 11 juta pengguna tokopedia, 100 juta pengguna aktif per bulan dan hampir menjangkau 99 persen kecamatan yang ada di Indonesia.

"Untuk perkembangan di Kota Bandung, lebih dari 180 ribu pelaku UMKM memasarkan produknya melalui tokopedia. Lebih dari 150 persen pertumbuhan jumlah pelaku UMKM Kota Bandung yang memasarkan produknya melalui tokopedia selama pandemi, " tuturnya.

Pada 2021, penjualan produk UMKM terjadi pertumbuhan sekitar 68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Adapun 3 kategori dengan volume penjualan tertinggi di Kota Bandung yaitu fesyen, makanan dan minuman produk kesehatan. Selain penjualan juga banyak UMKM bergabung. Kita adakan kelas maju digital bagi pemula dan lanjutan. Kami berikan kelas gratis berkala," akunya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengucapakan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan selama ini. "Tentunya kami atas nama Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik. Ke depannya bisa terus tingkatkan," kata Yana.



Dia mengatakan, Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) menjadi salah satu instansi yang membina UMKM. Tak hanya itu, Disdagin juga mengurasi produk-produk UMKM.

"Saat ini indikator keberhasilan peningkatan kualitas produk kita tiap tahun membuat kegiatan pasar krearif. Kita lakukan tiap tahun kolaborasi dengan mal," ujarnya.

Dia berharap kolaborasi mampu terus berlanjut mulai dari pelatihan, branding hingga dukungan lainnya. "Bisa meningkatkan UMKM binaan, selain omzet juga kualitasnya. Selain berinovasi, mereka menciptakan kreativitas baru," ujarnya.

Menurutnya, di masa pandemi COVID-19 terdapat kebaikan yakni masyarakat semakin melahirkan inovasi untuk keunggulan produk. "Kita mengratiskan PIRT (sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi halal, pelatihan uji mutu dan sebagainya. Itu memang diberikan untuk mereka," bebernya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved