Stok Pupuk Bersubsidi di Sulsel Aman Jelang Musim Tanam

Selasa, 22 Februari 2022 - 19:11 WIB
loading...
Stok Pupuk Bersubsidi...
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel memastikan stok pupuk bersubsidi aman menjelang musim tanam. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel memastikan stok pupuk bersubsidi aman menjelang musim tanam. Adapun musim tanam di wilayah Sulsel diperkirakan pada April 2022.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel , Muh Firda, menyampaikan regulasi terkait pupuk bersubsidi merupakan kewenangan pusat yakni Kementerian Pertanian. Meski demikian, ia menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman menjelang musim tanam.

"Itu kan ada aplikasinya dan sudah tersistem. Tidak pernah sebenarnya kekurangan, karena jelas penerimanya," kata Firda, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga: Stok Aman, Petani Sulsel Berharap Limpahan Lebih Pupuk Subsidi

Ia menekankan persoalan pupuk subsidi sudah diatur mengenai kuota dan harganya. Setiap tahun, Kementerian Pertanian mendistribusikannya ke daerah sesuai alokasi dan telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET).

"Untuk distribusinya langsung dari PT Pupuk Indonesia. Jadi, Pemprov hanya mengawasi dan memantau. Apalagi, kan ada juga aplikasinya yang setiap tahun diinput langsung oleh kelompok tani," tutur dia.

Berdasarkan data alokasi pupuk subsidi tahun 2022 di Sulsel, yakni 349.478 ton dengan rincianUrea sebanyak 335.643 ton, SP-36 sebanyak 20.689 ton, ZA sebanyak 24.548, NPK Phonska sebanyak 160.908 ton, NPK Formula Khusus sebanyak 2.466 ton, Organik granul 27.781 ton.

Sementara itu, stok pupuk bersubsidi di Sulsel per 17 Februari 2022 sebanyak 123.954 ton, dengan rincian Urea sebanyak 58.302 ton, NPK sebanyak 31.192 ton, SP-36 sebanyak 3.830 ton, ZA sebanyak 28.905 ton, Organik sebanyak 1.725 ton.

Baca Juga: Anggota DPR Asal Sulsel Dorong Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi Secara Digital

Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin, sebelumnya mendorong pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi di berbagai daerah. Selain menerapkan digitalisasi, pemerintah dan produsen pupuk diminta tidak ragu untuk memecat distributor dan kios resmi yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kalau terbukti nakal copot saja izinnya. Cabut pak, jangan melihat siapa di belakangnya,” ujar legislator asal Sulsel itu, saat melakukan kunjungan kerja ke Perum Bulog Kantor Perwakilan Sulselbar di Makassar, belum lama ini.

Selain memberikan sanksi tegas, Andi Akmal juga menekankan sekaligus mendorong pentingnya pemanfaatan teknologi digital. Karena dengan digitalisasi, pemerintah dan produsen dapat memperkuat sistem pengawasan. Terlebih PT Pupuk Indonesia (Persero), sebagai produsen pupuk bersubsidi, memiliki kinerja keuangan yang sangat bagus. Sehingga sudah seharusnya memiliki sistem pengawasan digital yang lebih baik.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
Salurkan Pupuk Bersubsidi,...
Salurkan Pupuk Bersubsidi, Ribuan PUD Raih Penghargaan PI Appreciation Day
Revolusi Pupuk Nasional:...
Revolusi Pupuk Nasional: Pemerintah Revitalisasi Industri dan Bersihkan Rantai Mafia
Kejar Target LTT, Kementan...
Kejar Target LTT, Kementan Pacu Percepatan Tanam di Aceh
Stok Pupuk Bersubsidi...
Stok Pupuk Bersubsidi 437.900 Ton, Petani Sambut Musim Tanam April dengan Aman
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Kawal Musim Tanam, Petrokimia...
Kawal Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 219.000 Ton Pupuk Subsidi
Prabowo Turunkan Harga...
Prabowo Turunkan Harga Pupuk Subsidi 20% untuk Petani
Mentan Cabut 2.300 Izin...
Mentan Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk Nakal, Pecat 192 Pegawai Kementan
Rekomendasi
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved