Cerita Pengrajin Tahu Tempe yang Memilih Mogok dan Pulang Kampung Imbas Mahalnya Harga Kedelai

Senin, 21 Februari 2022 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Padahal biasanya puluhan orang sibuk bekerja membuat tahu dan tempe. "Karyawan sudah pulang semua sejak kemarin karena sudah tidak ada yang dikerjakan. Ada sebagian karyawan karena mereka memang tinggal di sini," katanya.

Sementara itu, Mustopa (41) pengrajin tahu tempe di Kecamatan Rengasdengklok mengaku sudah berhenti produksi. Bahkan sebagian penjual keliling yang biasa mengambil dagangannya sudah banyak yang pulang kampung.

Baca juga: Mogok Produksi, Ini Tuntutan Produsen Tempe Tahu di Jakarta

"Pembeli sudah mulai sepi sehingga pedagang memilih untuk pulang kampung sambil menunggu harga normal kembali. Kalau di kampung bisa bantu keluarga di sawah atau kebun, ada hasilnya," kata Mustopa.

Menurut dia, produksi tahu tempe di wilayah Rengasdengklok dan sekitarnya mengalami penurun sejak kenaikan harga kedelai. Itu lantaran para perajin tempe menurunkan jumlah produksinya karena sepi pembeli.

"Harga tahu tempe sudah mahal sejak kenaikan harga bahan baku kedelai. Akibatnya pembeli juga menurun sehingga produksi juga ikut turun," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Semangat Berbagi Iduladha:...
Semangat Berbagi Iduladha: Belasan Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Karawang hingga Jakarta
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Cek Kesiapan Operasional SPPG Karawang
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Rekomendasi
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved