HPSN 2022, Anies Harap RDF Plat Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Terpadu
Senin, 21 Februari 2022 - 12:04 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ( HPSN ) Tahun 2022, dengan tema ‘Festival Kolaborasi Jakarta Sadar Sampah ’. Anies menekankan upaya kolaborasi multi-stakeholder, dalam mengatasi permasalahan sampah pada Senin (21/2/2022) di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Anies menuturkan, pada HPSN tahun ini Pemprov DKI melakukan groundbreaking fasilitas RDF Plant untuk mengolah sampah, baik sampah baru maupun sampah yang sudah terkumpul di TPST Bantargebang. Baca juga: Anies Ingin Wujudkan Jakarta Kota Bebas Limbah Sampah
"Hal ini diproyeksikan bisa sampai 2.000 ton, rinciannya 1.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah yang sudah ada di kawasan Bantargebang ini. Project ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi di hilir tentang pengelolaan sampah, yang sudah dikirimkan ke kawasan Bantargebang," kata Anies dalam keterangannya.
Anies menjelaskan, yang menghasilkan sampah dengan mengelola sampahnya jumlahnya tidak seimbang. Oleh karena itu, yang mengelola sampah tentu sadar tentang volume dan masalahnya, tetapi yang menghasilkan belum tentu sadar.
"Mari kita semua bangun kesadaran bahwa setiap kita menghasilkan sampah, kalau dihitung tadi rata-ratanya 0,7 kg per hari. Ayo kurangi sampahnya, mari kita manfaatkan residu, agar tidak menjadi timbunan sampah, dan mari kita pilah sehingga membantu di dalam pengelolaannya," tuturnya.
Anies menuturkan, pada HPSN tahun ini Pemprov DKI melakukan groundbreaking fasilitas RDF Plant untuk mengolah sampah, baik sampah baru maupun sampah yang sudah terkumpul di TPST Bantargebang. Baca juga: Anies Ingin Wujudkan Jakarta Kota Bebas Limbah Sampah
"Hal ini diproyeksikan bisa sampai 2.000 ton, rinciannya 1.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah yang sudah ada di kawasan Bantargebang ini. Project ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi di hilir tentang pengelolaan sampah, yang sudah dikirimkan ke kawasan Bantargebang," kata Anies dalam keterangannya.
Anies menjelaskan, yang menghasilkan sampah dengan mengelola sampahnya jumlahnya tidak seimbang. Oleh karena itu, yang mengelola sampah tentu sadar tentang volume dan masalahnya, tetapi yang menghasilkan belum tentu sadar.
"Mari kita semua bangun kesadaran bahwa setiap kita menghasilkan sampah, kalau dihitung tadi rata-ratanya 0,7 kg per hari. Ayo kurangi sampahnya, mari kita manfaatkan residu, agar tidak menjadi timbunan sampah, dan mari kita pilah sehingga membantu di dalam pengelolaannya," tuturnya.
Lihat Juga :