Diserang KKB Papua, Bandara Aminggaru Ditutup Sementara

Sabtu, 19 Februari 2022 - 12:25 WIB
loading...
Diserang KKB Papua, Bandara Aminggaru Ditutup Sementara
Bandara Aminggaru di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua ditutup untuk sementara pasca penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu (19/2/2022). Foto/Antara
A A A
PUNCAK - Bandara Aminggaru di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua ditutup untuk sementara pasca penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu (19/2/2022).

Diserang KKB Papua, Bandara Aminggaru Ditutup Sementara

Praka Hermansyah, anggota Kopasgat yang mengalami luka tembak akibat diserang KKB dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Puncak, Papua. Foto/Pendam XVII/Cenderawasih

Serangan ini mengakibatkan Praka Fermansyah, anggota Kopasgat TNI AU terluka kena usai terkena tembakan.

Baca juga: Anggota Kopasgat yang Diserang KKB Ternyata Orang Asli Papua

"Memang benar akibat gangguan dan kontak tembak dengan KKB menyebabkan untuk sementara operasional Bandara (Aminggaru) ditutup," kata Kepala Unit Pengelolaan Bandar Udara (UPBU) Bandara Aminggaru Ilaga, Herman Sujito.

Dia menjelaskan bahwa saat kontak tembak terjadi di sekitar Bandara Aminggaru ada tiga pesawat yang siap mendarat. Namun akibat serangan dan gangguan keamanan yang dilakukan KKB, ketiga pesawat terpaksa kembali ke bandara asal.

"Tiga pesawat yang gagal mendarat di Bandara Aminggaru adalah pesawat Susi Air dari Nabire yang mengangkut penumpang, dan dua pesawat cargo dari Timika yakni Reven Air dan Smart Air," ungkap Herman Sujito.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro menjelaskan, kontak tembak di Bandara Aminggaru Ilaga terjadi sekitar pukul 07.30 WIT. Seorang prajurit Kopasgat TNI-AU yakni Praka Fermansyah terluka.

Baca juga: Penyerang Kopasgat di Bandara Aminggaru Papua Diduga KKB Kelompok Luki Murib

Korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, sambik menunggu kedatangan helikopter yang akan mengevakuasi korban ke Timika.

"Kondisi Praka Hermansyah stabil dan terkena tembakan di bahu kanannya," kata Taufan Gestoro.

Sebelumnya tanggal 27 Januari lalu, tiga prajurit TNI-AD meninggal dalam kontak tembak dengan KKB di Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Distrik Gome merupakan salah satu distrik atau kecamatan yang ada di Kabupaten Puncak.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga menyatakan bahwa KKB atau Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua selalu menebar aksi teror kepada masyarakat dan menciptakan situasi Tanah Papua tidak kondusif.



"Kali ini aksi teror dilakukan KST, pada hari Sabtu (19/2) Pukul 07.56 WIT dengan menembak aparat TNI yaitu Satgas Lanud Kopasgat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan Praka Fermansyah terkena tembakan pada bagian bahu kanan," katanya.

Aqsha Erlangga mengatakan bahwa gerombolan tersebut yang menembak aparat TNI sudah banyak melakukan aksi teror dan kekerasan.

"Korban yang tertembak merupakan anak bangsa Indonesia asli Papua dari Suku Biak. Saat ini korban Praka Fermansyah dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak dengan menggunakan ambulans milik Bandara Ilaga," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1977 seconds (11.252#12.26)