Aceh Jadi Jalur Penyelundupan Narkoba, DPR Minta BNN Tambah Personel
Jum'at, 18 Februari 2022 - 19:06 WIB
loading...
DPR meminta penambahan personel BNNP Aceh untuk memperketat pengawasan pelabuhan tikus yang sering dipakai para penyelundup narkoba. Foto/Ist
A
A
A
BANDA ACEH - Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh (BNNP) Aceh, AKBP Mirwazi mengungkap kendala dalam mengawasi pelabuhan tikus di pesisir pantai timur Aceh.
Padahal pelabuhan tikus sering dijadikan pintu masuk penyelundupan narkoba. Minimnya personel menyebabkan penyelundupan narkoba ke Aceh dari jalur laut dalam jumlah besar masih sering terjadi.
Baca juga: 8,3 Kg Sabu dan 9.891 Butir Ekstasi Disita BNNP Aceh
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan, jika BNNP Aceh kekurangan personel maka hal ini perlu menjadi perhatian bagi BNN Pusat. Hal itu mengingat jalur dari Aceh merupakan salah satu rute yang kerap menjadi lalu lintas narkoba di tanah air.
"Menurut saya hal ini patut diberi perhatian oleh BNN Pusat ya, mengingat jalur laut memang menjadi salah satu pintu utama yang digunakan para penyelundup narkoba untuk memasukkan barang haram ke Indonesia," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).
Oleh karena itu, jika yang dibutuhkan adalah tambahan personel atau fasilitas maka sudah selayaknya segera dikirim.
"Jangan sampai narkoba dari luar keburu masuk ke Indonesia, apalagi keburu sampai ke tangan-tangan para pengguna. Kita harus mencegah dari sejak di perbatasan," tegasnya.
Padahal pelabuhan tikus sering dijadikan pintu masuk penyelundupan narkoba. Minimnya personel menyebabkan penyelundupan narkoba ke Aceh dari jalur laut dalam jumlah besar masih sering terjadi.
Baca juga: 8,3 Kg Sabu dan 9.891 Butir Ekstasi Disita BNNP Aceh
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan, jika BNNP Aceh kekurangan personel maka hal ini perlu menjadi perhatian bagi BNN Pusat. Hal itu mengingat jalur dari Aceh merupakan salah satu rute yang kerap menjadi lalu lintas narkoba di tanah air.
"Menurut saya hal ini patut diberi perhatian oleh BNN Pusat ya, mengingat jalur laut memang menjadi salah satu pintu utama yang digunakan para penyelundup narkoba untuk memasukkan barang haram ke Indonesia," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).
Oleh karena itu, jika yang dibutuhkan adalah tambahan personel atau fasilitas maka sudah selayaknya segera dikirim.
"Jangan sampai narkoba dari luar keburu masuk ke Indonesia, apalagi keburu sampai ke tangan-tangan para pengguna. Kita harus mencegah dari sejak di perbatasan," tegasnya.
Lihat Juga :