Omicron di Jateng Meningkat, Polri Lakukan Langkah Ini
Jum'at, 18 Februari 2022 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam kesempatan ini tolong dibantu disosialisasikan bagi masyarakat yang sudah dosis pertama tapi belum dosis kedua segera datang ke gerai yang ada. Dan bagi yang sudah dosis kedua dan sudah enam bulan silahkan untuk melaksanakan vaksinasi booster sehingga kita semua memiliki keyakinan untuk siap untuk menghadapi omicron," ujar Sigit.
Vaksinasi, lanjut Sigit, dilakukan agar masyarakat bisa memiliki kekebalan imunitas menghadapi Omicron. Sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dan perekonomian di setiap wilayah bisa bertumbuh dengan baik.
Baca juga: Kapolri Minta Warga Harus Dipastikan Siap Hadapi Lonjakan COVID-19
Sementara itu, jajaran Polri pada Jumat (17/2/2022) jajaran Polri menggelar vaksinasi serentak di 34 provinsi di Indonesia. Menurut Kapolri, kegiatan vaksinasi massal pada hari ini digelar di 5.107 titik di 34 provinsi dengan target sasaran vaksinasi dengan jumlah 1.114.750 dosis.
Sebanyak 834.474 untuk dosis pertama dan kedua dan 280.276 untuk dosis ketiga atau booster. "Di Jawa Tengah dilaksanakan di 71 titik dengan target minimal 35.000 dan kita harapkan bisa 38.000 dengan prioritas kita gunakan vaksin AstraZeneca," kata Sigit.
Vaksinasi, lanjut Sigit, dilakukan agar masyarakat bisa memiliki kekebalan imunitas menghadapi Omicron. Sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dan perekonomian di setiap wilayah bisa bertumbuh dengan baik.
Baca juga: Kapolri Minta Warga Harus Dipastikan Siap Hadapi Lonjakan COVID-19
Sementara itu, jajaran Polri pada Jumat (17/2/2022) jajaran Polri menggelar vaksinasi serentak di 34 provinsi di Indonesia. Menurut Kapolri, kegiatan vaksinasi massal pada hari ini digelar di 5.107 titik di 34 provinsi dengan target sasaran vaksinasi dengan jumlah 1.114.750 dosis.
Sebanyak 834.474 untuk dosis pertama dan kedua dan 280.276 untuk dosis ketiga atau booster. "Di Jawa Tengah dilaksanakan di 71 titik dengan target minimal 35.000 dan kita harapkan bisa 38.000 dengan prioritas kita gunakan vaksin AstraZeneca," kata Sigit.
Lihat Juga :