Wow! Rp29,22 Triliun Investasi Masuk Surabaya, Ini Sebarannya

Kamis, 17 Februari 2022 - 10:13 WIB
loading...
Wow! Rp29,22 Triliun Investasi Masuk Surabaya, Ini Sebarannya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Sepanjang 2021, Kota Surabaya memiliki capaian realisasi investasi tertinggi kedua di Indonesia, yakni sebesar Rp29,22 triliun. Investasi itu menjadi harapan baru di tengah kelesuan dimasa pandemi COVID-19.

Baca juga: Guyon Bahlil: Negara dari Langit Pun Kalau Mau Investasi ke Indonesia Kita Layani

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, Surabaya menjadi kota nomor dua di Indonesia yang sumbangsih investasinya besar. Totalnya sekitar Rp29,22 triliun. Makanya, realisasi investasi Kota Surabaya tahun 2021 meningkat menjadi Rp29,22 triliun, dari tahun 2020 sebelumnya Rp22,15 triliun.



Realisasi invesitasi tahun 2021, terdiri dari Rp2,85 triliun Penanaman Modal Asing (PMA). "Sisanya Rp26,37 triliun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)," kata Eri, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Rekor Baru Kasus COVID-19 di Sulawesi Utara, Sehari Bertambah 994

Ia melanjutkan, penghargaan ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Investasi/BKPM di masa pandemi COVID-19. Sementara indikator yang dinilai dari penghargaan ini adalah siapa kabupaten/kota yang bisa memenuhi target investasi dari Presiden Jokowi.

Sebab, investasi ini bertujuan menarik pekerja dan menghilangkan pengangguran dengan diciptakannya UU Cipta Kerja. "Jadi penghargaan baru tahun ini dilakukan di masa pandemi. Nah, salah satunya Surabaya meski di masa pandemi dapat menghasilkan Rp29,22 triliun," jelasnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyebutkan, bahwa realisasi investas i di Kota Pahlawan pada tahun 2021, berasal dari beberapa sektor. Mulai dari investasi pembangunan seperti perumahan, transportasi, hotel, restoran, kesehatan hingga perdagangan. Dengan besarnya investasi PMDN yang masuk ini, dia meyakini bisa menggerakan ekonomi Surabaya.

Baca juga: Suaminya Tewas di Tahanan Polsek Lubuklinggau Utara, Iin Minta Bantuan Presiden Jokowi

"Dengan investasi yang masuk besar ini, maka saya sampaikan kita harus banyak padat karya yang harus melibatkan orang Surabaya. Sehingga dengan investasi yang besar ini, seharusnya rakyat Surabaya bisa mendapatkan pekerjaan, lalu pengangguran dan kemiskinan harus berkurang," jelasnya.

Di samping itu, dia juga optimis, bahwa dengan besarnya investasi yang masuk ke Surabaya, maka otomatis harus dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bagaimana ketika hotel, pergudangan, perumahan, perdagangan atau rumah sakit yang berdiri di Surabaya juga bisa berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

"Jadi investasi silahkan masuk sebesar-besarnya ke Surabaya, tetapi harus bisa menggerakkan ekonomi warga Surabaya. Harus menjadi kewajiban dan kepastian serta harus terwujud di tahun 2022," katanya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1313 seconds (10.101#12.26)