Pemindahan IKN Dinilai Buka Peluang Investasi Baru bagi Sulsel
Kamis, 17 Februari 2022 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Makanya Fadli berpandangan, ada peluang ekonomi yang mesti Sulsel raih. Dia bilang, pada Pilgub Sulsel 2018 lalu, kampanye pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sudah mengarah ke pembukaan akses kebutuhan IKN.
"Dari lima poin kampanye pasangan ini ada dua yang relevan dengan kebutuhan IKN. Pertama, pembukaan akses pelosok menuju perkotaan. Kedua hilirisasi perkebunan dan pertanian," terangnya.
"Ketika aksesibilitas dibuka, maka secara otomatis ekonomi warga pelososk bisa meningkat. Untuk itu, dengan IKN kita mesti mengoptimalkan apa yang dimiliki. Karena ini yang dibutuhkan mereka di Kaltim," lanjutnya.
Lebih jauh, Fadli mengusulkan dibangunnya tol laut untuk memaksimalkan penyuplaian kebutuhan Ibu Kota Negara (IKN) baru.
"Saya usulkan diciptakan tol laut. Saya mau, Sulsel punya kapal kargo untuk mempercepat suplai kebutuhan IKN agar bisa terpenuhi. Karena kita (Sulsel) posisinya paling dekat. Intinya, bagaimana potensi pasar Sulsel lebih terbuka. Apalagi, di Sulsel sementara dipercepat pembangunan Makassar New Port," terangnya.
Akademisi Universitas Pepabri Makassar Aswar Annas, menjelaskan IKN secara histori itu sebenarnya bukan ditemukan akhir ini. Tapi jauh sebelum itu sudah diwacanakan terkait pemidahan ibu kota negara.
"Perkembangan sebuah negara maju dalam beberapa negara seperti Jepang Australia itu semuanya pernah melaksanakan pemindahan Ibu Kota baru. Itu karena permasalahan tidak bisa menampung sebuah wilayah. Pastinya, pemindahan ibu kota negara lain justru berdampak lebih baik," bebernya.
Baca Juga: Ketua DPD: Aset Jakarta Harus Diperhatikan Jika Ibu Kota Dipindah
"Dari lima poin kampanye pasangan ini ada dua yang relevan dengan kebutuhan IKN. Pertama, pembukaan akses pelosok menuju perkotaan. Kedua hilirisasi perkebunan dan pertanian," terangnya.
"Ketika aksesibilitas dibuka, maka secara otomatis ekonomi warga pelososk bisa meningkat. Untuk itu, dengan IKN kita mesti mengoptimalkan apa yang dimiliki. Karena ini yang dibutuhkan mereka di Kaltim," lanjutnya.
Lebih jauh, Fadli mengusulkan dibangunnya tol laut untuk memaksimalkan penyuplaian kebutuhan Ibu Kota Negara (IKN) baru.
"Saya usulkan diciptakan tol laut. Saya mau, Sulsel punya kapal kargo untuk mempercepat suplai kebutuhan IKN agar bisa terpenuhi. Karena kita (Sulsel) posisinya paling dekat. Intinya, bagaimana potensi pasar Sulsel lebih terbuka. Apalagi, di Sulsel sementara dipercepat pembangunan Makassar New Port," terangnya.
Akademisi Universitas Pepabri Makassar Aswar Annas, menjelaskan IKN secara histori itu sebenarnya bukan ditemukan akhir ini. Tapi jauh sebelum itu sudah diwacanakan terkait pemidahan ibu kota negara.
"Perkembangan sebuah negara maju dalam beberapa negara seperti Jepang Australia itu semuanya pernah melaksanakan pemindahan Ibu Kota baru. Itu karena permasalahan tidak bisa menampung sebuah wilayah. Pastinya, pemindahan ibu kota negara lain justru berdampak lebih baik," bebernya.
Baca Juga: Ketua DPD: Aset Jakarta Harus Diperhatikan Jika Ibu Kota Dipindah
Lihat Juga :