Temui Ketua DPD RI, Wali Kota Probolinggo Pertanyakan Komitmen Pemerintah Soal RS Berstandar Internasional
Rabu, 16 Februari 2022 - 20:31 WIB
loading...
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin menemui Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di rumah dinas, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/2/2022). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin menemui Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Pada pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI di Kuningan Jakarta itu, Habib Hadi menceritakan banyak hal yang dihadapi kotanya berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Salah satunya mengenai fasilitas kesehatan berstandar internasional untuk masyarakat Bromo, Tengger dan Semeru berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.
Baca juga: Kritisi JHT Baru Cair Saat 56 Tahun, Ketua DPD: Kebijakan Jangan Dibuat untuk Bikin Susah
Dikatakan Habib Hadi, berangkat dari Perpres tersebut, pihaknya kemudian membangun fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dengan anggaran senilai Rp200 miliar.
"Yang jadi pertanyaan saya, pembangunan rumah sakit ini kan bagian dari tindak lanjut Perpres tersebut. Tapi tak ada bantuan anggaran sama sekali dari pusat. Ini murni dari APBD Kota Probolinggo," kata Habib Hadi, Rabu (16/2/2022).
Habib Hadi mengaku bingung kepada siapa ia harus mengadu. Ia sudah bersurat kepada beberapa kementerian terkait, namun tak ada jawaban.
Salah satunya mengenai fasilitas kesehatan berstandar internasional untuk masyarakat Bromo, Tengger dan Semeru berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.
Baca juga: Kritisi JHT Baru Cair Saat 56 Tahun, Ketua DPD: Kebijakan Jangan Dibuat untuk Bikin Susah
Dikatakan Habib Hadi, berangkat dari Perpres tersebut, pihaknya kemudian membangun fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dengan anggaran senilai Rp200 miliar.
"Yang jadi pertanyaan saya, pembangunan rumah sakit ini kan bagian dari tindak lanjut Perpres tersebut. Tapi tak ada bantuan anggaran sama sekali dari pusat. Ini murni dari APBD Kota Probolinggo," kata Habib Hadi, Rabu (16/2/2022).
Habib Hadi mengaku bingung kepada siapa ia harus mengadu. Ia sudah bersurat kepada beberapa kementerian terkait, namun tak ada jawaban.
Lihat Juga :