Gadis Bertato yang Tewas dengan Mulut Berbusa Dikenal Banyak Teman dan Sering Traktir
Selasa, 15 Februari 2022 - 22:56 WIB
loading...
Gadis bertato yang ditemukan tewas dengan mulut berbusa dikenal pandai bergaul dan banyak teman, bahkan sering menraktir. Foto: Istimewa
A
A
A
SUKABUMI - Gadis bertato yang ditemukan tewas dengan mulut berbusa di Sukabumi , Minggu (13/2/2022) sekira pukul 21.30 WIB lalu, dikenal pandai bergaul dan mempunyai banyak teman pria.
Selain itu, korban merupakan anggota salah satu geng motor di Sukabumi dan sering mentraktir teman-temannya.
Hal tersebut dikatakan salah satu teman korban, GC (18) yang berhasil ditemui wartawan di kampung kediamannya korban yang tinggal sama neneknya di Jalan Cibuntu, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: BREAKING NEWS! Herry Wirawan Pemerkosa Belasan Santri Divonis Penjara Seumur Hidup
"Sebelum meninggal pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB saya sempat jemput korban untuk minum kopi bareng, namun kebiasaan korban tidak pernah lama ketika nongkrong, apalagi jika sudah menerima telepon, korban langsung pergi," ujar GC kepada MNC Portal Indonesia.
Dia menambahkan bahwa setelah korban pergi, dirinya sempat sebelum masuk waktu shalat Maghrib, masih melihat di kampung Cibungur bersama banyak lelaki dan setelah itu korban tidak ada kabarnya dan ia menerima kabar bahwa korban sudah meninggal dari salah satu temannya pada pagi hari tadi.
Selain itu, korban merupakan anggota salah satu geng motor di Sukabumi dan sering mentraktir teman-temannya.
Hal tersebut dikatakan salah satu teman korban, GC (18) yang berhasil ditemui wartawan di kampung kediamannya korban yang tinggal sama neneknya di Jalan Cibuntu, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: BREAKING NEWS! Herry Wirawan Pemerkosa Belasan Santri Divonis Penjara Seumur Hidup
"Sebelum meninggal pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB saya sempat jemput korban untuk minum kopi bareng, namun kebiasaan korban tidak pernah lama ketika nongkrong, apalagi jika sudah menerima telepon, korban langsung pergi," ujar GC kepada MNC Portal Indonesia.
Dia menambahkan bahwa setelah korban pergi, dirinya sempat sebelum masuk waktu shalat Maghrib, masih melihat di kampung Cibungur bersama banyak lelaki dan setelah itu korban tidak ada kabarnya dan ia menerima kabar bahwa korban sudah meninggal dari salah satu temannya pada pagi hari tadi.
Lihat Juga :