Ratusan Personel Kodim Bantaeng Dikerahkan Bantu Penanganan Banjir

Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:00 WIB
loading...
Ratusan Personel Kodim...
Personel Kodim Bantaeng dikerahkan untuk membantu penanganna banjir di daerah tersebut. Foto/Istimewa
A A A
BANTAENG - Komando Distrik Militer (Kodim) 1410/Bantaeng mengerahkan ratusan personel untuk menanggulangi bencana banjir di beberapa wilayah di daerah tersebut akibat intensitas hujan tinggi sejak Jumat (12/6) hingga Sabtu (13/6) dini hari.

"Untuk Kodim 1410 Bantaeng kita kerahkan 100 personel dan 70 personel lagi dari Yonif 726/Tamalatea. Kita juga dibantu tim Gabungan dari Polres, BPBD, SAR, Tagana maupun relawan bersama masyarakat di Bantaeng," ujar Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Czi Tambohule Wula, Sabtu (13/6/2020).

Diketahui bencana banjir tersebut akibat hujan yang terus mengguyur hingga membuat Sungai Calendu meluap dan Cekdam Balang Sikuyu jebol di sisi kanannya. Hal itu menimbulkan air bah yang merendam sejumlah rumah warga, pusat perdagangan dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Baca Juga: Sungai Calendu Meluap, 7 Kelurahan di Bantaeng Terendam Banjir

Beberapa wilayah yang terdampak banjir yakni Kelurahan Pallantikang, Tappanjeng dan Malilingi, di Kecamatan Bantaeng. Kemudian Kelurahan Bonto Rita, Bonto asunggu, Bonto Atu, Bonto Lebang dan Desa Bonto Jai di Kecamatan Bissappu serta Desa Bonto Majannang di Kecamatan Sinoa.

Letkol Czi Tambohule Wula menambahkan banjir bandang juga menimbulkan kerusakan infrastruktur. Di antaranya yakni sebuah jembatan sepanjang 10 meter, serta jalan akses lingkar Selatan terputus sepanjang 40 meter yang berlokasi di Kampung Kaili.

"Ruas Jalan Para-para - Pandang-pandang rusak tertimbun tanah sepanjang, kurang lebih 200 m, tidak bisa dilewati. Lalu ruas Jalan Batayya 1 dan Batayya 2, banyak patahan pohon, dan timbun longsor menghalangi badan jalan sepanjang 1 Kilometer," jelas Tambohule Wula.

Kemudian, Cek Dam Balang Sikuyu jebol dan patah pada sayap sebelah selatan di wilayah Bissappu sepanjang 30 m. Lalu talud jembatan jalan nasional Sungai Panaikang sepanjang 15 meter di depan Kantor Camat Bissappu terhambat dan Tanggul Sungai Balang Sikuyu sepanjang 500 meter di Garegea tertutup.

Tambohule Wula menyebutkan akibat bencana alam tersebut menimbulkan kerugian. Di antaranya akses jalan yang tidak bisa dilalui, pemutusan listrik mulai pukul 18.00 WITA hingga saat ini dan kurangnya air bersih.

"Total ada kurang lebih 2.333 rumah rusak, kerugian ditaksir mencapai Rp25 miliar. Pasar merugi sampai Rp4 miliar. Pertokoan sekitar Jalan Mangga dan Jl. Manggis menimbulkan kerugian Rp 2 miliar. Fasilitas perkantoran yaitu MPP, Server Dukcapil, Kantor Lurah Palantikang, Gedung Perpustakaan Daerah mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian Rp2 miliar," paparnya.

Baca Juga: Gubernur Beri Bantuan Dana Tanggap Darurat-Rekonstruksi Banjir Bantaeng Rp16 M

Dia melanjutkan selain kerugian materi dan material, peristiwa tersebut juga menelan korban jiwa yakni Haerul Fatta Ampa, remaja 14 tahun yang terseret arus. Sementara beberapa korban lain yang selamat ditampung di tempat pengungsian.

Adapun delapan tempat pengungsian yang disediakan yakni Gedung Muhammadiyah (PDM) Jalan Raya Lanto sebanyak 35 orang, Masjid Jami Tangnga Jalan Pahlawan (35 orang), SD Inpres Tappanjeng Jalan Nangka (25 orang). Kemudian Masjid Nurul Yaqin Jalan Bangau (20 orang), Mushollah BRI cabang Jalan Kartini (20 orang), Gedung PGRI Lamalaka (25 orang), Masjid Cabodo Jalan Pahlawan (30 orang) dan Posko Induk Covid (5 orang).

"Saat ini semua personel gabungan melakukan pengerukan timbunan longsor di ruas-ruas jalan agar segera bisa dilalui khusunya untuk evakuasi jika banjir melanda lagi," pungkas Tambohule Wula.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved