Asal Usul Senayan, Sebutan Tuan Tanah Asal Bali Bernama Wangsanayan
Senin, 14 Februari 2022 - 05:12 WIB
loading...
A
A
A
Kawasan Senayan mulai populer dan banyak dikenal sejak pembangunan Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno pada awal tahun 1960-an dalam rangka Asian Games keempat. Pembangunan tersebut terlaksana atas bantuan Pemerintah Uni Soviet pada zaman Perdana Menteri Nikita Sergeiwitsj Kruschev.
Dalam versi lain yang pernah ditulis oleh Alwi Shahab dalam bukunya Batavia Kota Hantu, disebutkan bahwa Senayan yang memiliki luas 270 hektare berasal dari bahasa Betawi yang berarti Senenan atau jenis permainan berkuda.
Baca juga: Asal Usul Pasar Minggu Jaksel, Dulu Namanya Tanjung Oost Passer
Nama itu diperkirakan muncul sejak Gubernur Jenderal Hindia Belanda Thomas Stamford Raffles(1808–1811) menjadikannya sebagai tempat warga Inggris bermain Polo, lantaran mereka menyukai permainan berkuda.
Sebelum pembangunan Gelora Bung Karno, kawasan Senayan merupakan permukiman orang Betawi. Proyek Gelora Bung Karno mengharuskan warga Betawi "menyingkir". Penggusuran di Senayan pada masa itu melibatkan 1.688 rumah, kios, kandang ternak, serta penebangan 700.000 pohon.
Dalam versi lain yang pernah ditulis oleh Alwi Shahab dalam bukunya Batavia Kota Hantu, disebutkan bahwa Senayan yang memiliki luas 270 hektare berasal dari bahasa Betawi yang berarti Senenan atau jenis permainan berkuda.
Baca juga: Asal Usul Pasar Minggu Jaksel, Dulu Namanya Tanjung Oost Passer
Nama itu diperkirakan muncul sejak Gubernur Jenderal Hindia Belanda Thomas Stamford Raffles(1808–1811) menjadikannya sebagai tempat warga Inggris bermain Polo, lantaran mereka menyukai permainan berkuda.
Sebelum pembangunan Gelora Bung Karno, kawasan Senayan merupakan permukiman orang Betawi. Proyek Gelora Bung Karno mengharuskan warga Betawi "menyingkir". Penggusuran di Senayan pada masa itu melibatkan 1.688 rumah, kios, kandang ternak, serta penebangan 700.000 pohon.
Lihat Juga :