10 Tahun Tak Terima Bantuan, Bangunan SD di Sukabumi Ambruk Diterjang Angin

Minggu, 13 Februari 2022 - 11:31 WIB
loading...
10 Tahun Tak Terima...
Dua bangunan ruang kelas sekolah ambruk akibat diterjang hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi di SDN Puncak Malanding.
A A A
SUKABUMI - Dua bangunan ruang kelas sekolah ambruk akibat diterjang hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi di SDN Puncak Malanding di Kampung Puncak Malanding, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (12/2/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Camat Tegalbuleud, Antono saat dikonfirmasi tentang adanya kejadian runtuhnya bangunan kelas sekolah, ia membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar, akibat konstruksi atap yang sudah lapuk dan angin kencang kemaren," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Belasan Orang Tenggelam 5 Tewas di Pantai Selatan Jember Diduga Latihan Kanuragan

Salah satu guru yang mengajar di sekolah tersebut, Mohammad Syarifudin (36) mengatakan bahwa pihak sekolah yang hanya mempunyai 6 ruangan, 5 ruangan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) sedangkan 1 ruangan digunakan sebagai kantor kepala sekolah dan ruang guru.

Sebanyak 2 ruangan yang ambruk akibat angin kencang disertai hujan deras dan 1 ruangan dikosongkan oleh pihak sekolah karena dikhawatirkan akan ambruk juga, jadi ruangan yang terpakai untuk KBM saat ini hanya berjumlah 2 ruangan saja.

"Sebelum ambruk bangunan kelas, KBM untuk kelas 1 dan 2 disatukan dalam satu ruangan yang dibagi dua dengan cara disekat, selebihnya untuk kelas 3 hingga kelas 6 mempunyai kelas masing-masing. Setelah adanya kejadian ini, hanya 2 ruangan yang bisa dipakai KBM, kami mengantisipasinya dengan cara pembagian waktu belajar pagi dan siang," ujar Syarif menjelaskan.

Pihak sekolah dan masyarakat berinisiatif akan memperbaiki bangunan dengan kemampuan seadanya agar tidak terjadi insiden pada saat KBM dan sebelum ambruk, bangunan ruang kelas sudah kosongkan karena sudah diprediksi akan roboh akibat usia bangunan yang sudah lama tidak diperbaiki.

"Untuk itu kami pihak sekolah bersama masyarakat berniat membereskan semampunya, namun karena surat belum ditandatangani pihak komite sekolah, dan kemudian bangunan kelas keburu ambruk oleh hujan dan angin kemarin," ujar Syarif kembali.

Saat ditanya terakhir mendapatkan bantuan renovasi bangunan, Syarif mengatakan bahwa seingatnya lebih dari 10 tahun SDN Puncak Malanding tidak menerima bantuan renovasi ataupun ruang kelas baru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.



Sementara itu salah satu tokoh pemuda Kecamatan Tegalbuleud, Eka Lesmana sangat menyayangkan masih adanya insiden ambruknya bangunan sekolah. Ia berpendapat bahwa sarana pendidikan sangat penting untuk kemajuan anak bangsa ke depan.

"Fasilitas pendidikan mutlak sangat dibutuhkan, kasihan anak-anak jadi terhambat kegiatan belajar mengajarnya, saya berharap secepatnya agar ada perbaikan kembali oleh dinas terkait, yang paling penting membangunnya jangan asal-asalan, untung robohnya tidak ada korban," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Puluhan Rumah di Ciputat...
Puluhan Rumah di Ciputat Rusak Diterjang Angin Kencang
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Rekomendasi
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved