Sadis! Ibu Muda Bunuh Anak Kandung Pakai Mandau Lalu Dibuang ke Sungai Barito
Sabtu, 12 Februari 2022 - 19:22 WIB
loading...
Seorang ibu di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berinisial AR (29) tega membunuh anak kandungnya sendiri dengan parang. Foto/iNews TV/Fathur Rohman
A
A
A
BARITO UTARA - Seorang ibu muda berinisial AR (29) menggemparkan warga Kelurahan Lahei 2, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. AR dengan sadis membunuh anaknya sendiri, yang diketahui bernama Afifah Fatiyah, Sabtu (12/2/2022).
Baca juga: Terungkap! Ibu yang Tega Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Menjanda dan Kurang Bergaul
Bocah mungil cantik yang beru berusia dua tahun delapan bulan tersebut, dibunuh dengan cara digorok lehernya pakai mandau atau golok. Saat kejadian, korban tinggal di rumah bersama ibunya, sementara bapaknya sedang bekerja.
Usai menghabisi nyawa anaknya, AR membuang jasad korban di Sungai Barito yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang sudah terapung di atas air.
Baca juga: Pecatan Polisi Digerebek Istrinya saat Asyik Setubuhi Mahasiswi Selingkuhannya
AR akhirnya ditangkap polisi dibantu TNI bersama warga. Saat penangkapan, AR sedang berada di dalam rumah. Kemudian AR langsung dibawa ke kantor polisi, untuk menghindari terjadinya amuk massa.
Baca juga: Terungkap! Ibu yang Tega Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Menjanda dan Kurang Bergaul
Bocah mungil cantik yang beru berusia dua tahun delapan bulan tersebut, dibunuh dengan cara digorok lehernya pakai mandau atau golok. Saat kejadian, korban tinggal di rumah bersama ibunya, sementara bapaknya sedang bekerja.
Usai menghabisi nyawa anaknya, AR membuang jasad korban di Sungai Barito yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang sudah terapung di atas air.
Baca juga: Pecatan Polisi Digerebek Istrinya saat Asyik Setubuhi Mahasiswi Selingkuhannya
AR akhirnya ditangkap polisi dibantu TNI bersama warga. Saat penangkapan, AR sedang berada di dalam rumah. Kemudian AR langsung dibawa ke kantor polisi, untuk menghindari terjadinya amuk massa.
Lihat Juga :