Pemkab Luwu Bentuk Tim Percepatan Pembebasan Lahan Bandara

Kamis, 10 Februari 2022 - 15:01 WIB
loading...
Pemkab Luwu Bentuk Tim...
Pemkab Luwu membentuk tim percepatan pembebasan lahan Bandar Udara I Lagaligo Bua dan lahan jalan Bua-Toraja di ruangan Sekda Luwu, Kamis (10/2). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A A A
LUWU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu membentuk tim percepatan pembebasan lahan Bandar Udara I Lagaligo Bua dan lahan Jalan Bua-Toraja di ruangan Sekda Luwu, Kamis (10/2) siang.

Tim ini dikoordinatori Sekda Luwu, H Sulaiman, diketuai Asisten II, Achyar Kasim dengan anggota, Kadis Pertanahan, Johan Daido, Kadis PUPR, Ikhsan Asa'ad, Kadis Perkim Sofyan Thamrin, Kepala Inspektorat, Andi Palanggi.

Baca juga:Penerbangan di Bandara I Lagaligo Rute Bua-Makassar Akan Dibuka Kembali

Sesuai hasil rapat, tim percepatan pembebasan lahan Bandar Udara I Lagaligo Bua dan jalan poros Bua-Toraja berangkat ke Makassar pada Selasa pekan depan menghadap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"Baru saja kami menyelesaikan rapat membahas pembebasan tanah runway Bandara Bua dan jalan poros Bua-Toraja. Kami bentu tim yang bertugas melakukan percepatan proses pembebasan lahan," ujarnya.

"Dalam rapat tadi, disampaikan sejumlah pihak yang hadir jika, seluruh data yang dibutuhkan sudah lengkap, sehingga tidak ada kendala kelengkapan berkas administrasi," katanya.

Baca juga:2 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Bua Diharap Dongkrak Perekonomian

Dalam rapat ini Sekda Luwu, menekankan seluruh tim bekerja cepat dan paling lambat hari Selasa berkas by name by address dan persil sudah ada di tangan Pemprov Sulsel .

"Segera disampaikan datanya ke provinsi. Kita harus percepat jangan sampai lambat, karena yang kita hawatirkan anggaran pembebasan lahan Rp28 miliar bisa terkena refocusing," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanahan, Johan Daido, menyampaikan Pemkab Luwu , pada tahun 2020 beberapa kali turun ke lokasi bersama inspektorat dan Bappeda.

Baca juga:BNPB dan TNI AU Buka Posko Bantuan di Bandara Lagaligo Bua

"Kami saat itu mengecek lahan warga yang akan dibebaskan. Luasnya dihitung, hingga melakukan komunikasi dengan beberapa pemilik lahan. Sehingga setiap bidang tanah kita sudah tahu siapa pemiliknya dan sampai saat ini luas lahan 18 hektare tidak ada masalah pada pemiliknya, mereka di sana bahkan sudah menunggu pembayaran," ujarnya.

Menurut Johan Daido, proses pembayaran lahan harus dipercepat, karena selain persoalan refocusing anggaran, yang dihawatirkan ada pihak lain masuk ke warga sehingga proses pembebasan lahan terkendala.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Sulsel, rencananya akan membayar pembebasan lahan sebagai persiapan perluasan runway Bandar Udara I Lagaligo Bua serta jalan jalur 2 dari Bandara ke Toraja.

Baca juga:RSUD I Lagaligo Luncurkan Aplikasi dalam Genggaman

Luas lahan untuk lokasi runway Bandara diperkirakan seluas 18 hektare. Sementara, lahan jalan Bua-Toraja yang akan dibebaskan 8 hektare dengan panjang 2,79 kilometer dan lebar 30 meter.

Untuk lahan bandara diperkirakan ada sekira 8 rumah permanen yang akan direlokasi atau ganti untung oleh pemerintah. Sementara untuk perluasan jalan diperkirakan ada 54 rumah yang akan terdampak.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan 10 Jam, 2 Desa...
Hujan 10 Jam, 2 Desa di Kabupaten Luwu Sulsel Terendam Banjir
Temui Ganjar, Pemprov...
Temui Ganjar, Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Luwu Belajar Perencanaan Pembangunan
Korban Banjir Bandang...
Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Luwu Utara Terima Huntap dari Pemerintah
Pemkab Luwu Lakukan...
Pemkab Luwu Lakukan Swab Massal, Pejabat Eselon Diwajibkan
Kemenag Bergerak Cepat...
Kemenag Bergerak Cepat Tangani KUA Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Luwu
Operasi Yustisi Sasar...
Operasi Yustisi Sasar 20 Area Tambang di Walmas
Pembukaan Pekan UMKM...
Pembukaan Pekan UMKM di Luwu Tahun ke-3 Hadirkan Artis Ibu Kota
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved