Terekam CCTV, Pengamen Ondel-ondel Aniaya Bocah di Depok
Kamis, 10 Februari 2022 - 00:35 WIB
loading...
A
A
A
”Ditanya juga nggak jelas juga. Dia lagi jalan. Kelihatannya ada ketersinggungan penyebabnya. Tapi belum jelas.Karena si pelakunya langsung dibawa ke Polres,” ungkapnya. Baca juga: Bocah 5 Tahun Hilang saat Bermain, Diduga Ikut Pengamen Ondel-ondel
Sementara M Fatahilah salah satu teman korban mengatakan ketika itu mereka sedang berkumpul. Tiba-tiba ada pengamen ondel-ondel. Pelaku lalu menghampiri mereka dan berkata ‘ngapain lu ngetawain gw’. Padahal korban sedang bercanda dengan temannya.
Kemudian korban dipukul oleh pelaku. Korban sudah minta ampun tapi tetap masih dipukuli dan ditendang. ”Lebih dari lima pukulan sama dua kali nendang di paha sama sekitaran perut. Pas itu lagi rame, korban dah minta tolong tapi dicuekin,” katanya.
Pelaku sudah diamankan kepolisian namun karena masih di bawah umur sehingga tidak ditahan. Dia berharap agar tidak ada ondel-ondel tidak lagi lewat di lingkungannya karena sangat mengganggu keamanan di lingkungan terutama musiknya sangat keras.
”Saya mohon maaf kepada warga kejadian kemarin, kalau tidak ada CCTV kemungkinan engga ketangkep. Pelaku bukan orang sini. Orang Jalan Kedondong, jadi luar Kukusan, agak jauh. Dia emang suka lewat sini dari mana-mana muter. Korban ini masih SMP sekitar 13 tahun,” tegasnya.
Sementara M Fatahilah salah satu teman korban mengatakan ketika itu mereka sedang berkumpul. Tiba-tiba ada pengamen ondel-ondel. Pelaku lalu menghampiri mereka dan berkata ‘ngapain lu ngetawain gw’. Padahal korban sedang bercanda dengan temannya.
Kemudian korban dipukul oleh pelaku. Korban sudah minta ampun tapi tetap masih dipukuli dan ditendang. ”Lebih dari lima pukulan sama dua kali nendang di paha sama sekitaran perut. Pas itu lagi rame, korban dah minta tolong tapi dicuekin,” katanya.
Pelaku sudah diamankan kepolisian namun karena masih di bawah umur sehingga tidak ditahan. Dia berharap agar tidak ada ondel-ondel tidak lagi lewat di lingkungannya karena sangat mengganggu keamanan di lingkungan terutama musiknya sangat keras.
”Saya mohon maaf kepada warga kejadian kemarin, kalau tidak ada CCTV kemungkinan engga ketangkep. Pelaku bukan orang sini. Orang Jalan Kedondong, jadi luar Kukusan, agak jauh. Dia emang suka lewat sini dari mana-mana muter. Korban ini masih SMP sekitar 13 tahun,” tegasnya.
(ams)
Lihat Juga :