Penampakan Koleksi Uang Kuno Milik Warga Majalengka, Ada Koin 5 Sen Zaman Nederland Keluaran 1921

Minggu, 06 Februari 2022 - 15:30 WIB
loading...
Penampakan Koleksi Uang Kuno Milik Warga Majalengka, Ada Koin 5 Sen Zaman Nederland Keluaran 1921
Penampakan puluhan uang kuno koleksi pemuda Majalengka, Jawa Barat.Foto/Inin Nastain
A A A
MAJALENGKA - Barang kuno , bagi sebagian kalangan memiliki tempat yang cukup spesial. Maka tidak aneh jika di tangan orang tertentu, barang-barang itu akan dirawat sebaik mungkin, agar kondisinya tetap baik.

Pegy Sagita, warga Blok Senin, Desa Desa Buntu, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat adalah salah satu orang yang menempatkan barang-barang kuno di posisi spesial. Pemuda usia 23 tahun ini memiliki kegemaran merawat baik-baik uang kuno yang pernah menjadi nilai tukar sah di Tanah Air.

Baca juga: Kerugian Kebakaran Relokasi Pasar Johar Rp11 Miliar, Pemerintah Pusat Diminta Turun Tangan

Dimulai sejak masih duduk di Bangku SMP, kini sudah ada puluhan lembar uang kertas dan uang koin kuno di kotak istimewa Pegy. Meskipun usia uang-uang itu jauh lebih tua darinya, tetapi kondisinya tetap bagus. Perawatan, jadi kunci barang-barang antik itu tetap seperti baru.

Penampakan Koleksi Uang Kuno Milik Warga Majalengka, Ada Koin 5 Sen Zaman Nederland Keluaran 1921


“Tertarik aja gitu. Bentuknya teh menarik. Terus ya udah, disimpen. Pas diliatin ke kakek, katanya itu uang zaman dulu. Terus kata kakek, di rumah (kakek) ada. Ya udah dikasihin. Mulai seneng koleksi pas masih SMP,” kata Pegy saat berbincang awal mula mengoleksi uang kuno dengan MPI di kediamannya. Minggu (6/2/2022).

Sejak memulai mengoleksi uang-uang kuno, Pegy mengaku tidak pernah membeli, seperti halnya para kolektor. Pemberian dan nemu, adalah sumber dari koleksi-koleksi uang kuno Pegy. Khusus untuk nemu, Pegy mengaku kadang dia dapat dari selokan.

“Belum pernah beli. Kadang ada teman yang tau saya gemar ngoleksi, suka kasih gitu aja,” kata pemuda yang kesehariannya beerja sebagai karyawan di salah satu pabrik sepatu itu.

“Pernah juga kalau koin mah, dari selokan. Kan suka ada pengerukan got. Nah, suka nemu tuh. Ya udah saya bersihin, terus liat di google, ternyata memang benar itu uang,” papar dia.



Dalam hal perawatan, Pegy mengaku mengetahuinya dari hasil sharing di media sosial (medsos). Berkat sharing itu, kondisi uang-uang kuno Pegy itu sampai saat ini dalam kondisi baik. Saat ini koleksi uang kuno itu disimpan dengan cara dibungkus menggunakan plastik transparan.

Dari beberapa koleksi uang kuno milik Pegy, yang tertua yakni pecahan 5 rupiah. Di salah satu bagian uang kertas itu tertulis tahun 1958. “kalau yang koin, ada yang 5 sen, itu tahun 1921 5 sen, zaman Nederland,” jelas dia.

Selain uang kuno, di koleksi Pegy juga terdapat uang yang dikeluarkan BI secara terbatas. Uang Rp75 ribu adalah salah satu uang ‘zaman now’ yang juga masuk dalam daftar koleksi Pegy. Uang tersebut didapat dari temannya yang bekerja di salah satu minimarket.

“Ini kan sebagai salah satu dari bagian sejarah kita. Saya juga suka googling, bagaimana sejarah uang-uang yang saya miliki ini. asyik aja sih ngupulin, terus lihat sejarahnya lewat googling,” jelas dia.

Koleksi uang kuno Pegy kemungkinan masih akan bertambah di masa-masa yang akan datang. selain kerapa mendapat ‘limpahan’ dari orang lain, dia juga sudah bertekad tidak akan menjual koleksinya itu. Nilai sejarah, jadi pertimbangan Pegy tidak melepas barang-barang spesialnya itu.
(msd)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2215 seconds (0.1#10.140)