Setop Layani Pasien Covid-19, Puskesmas Pamulang Terbengkalai
Jum'at, 12 Juni 2020 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau terkait PKM Pamulang, memang sekira 19 Mei 2020, semua pasien dibawa ke sini dan dirawat di sini. Kalau jumlahnya kurang tahu pasti ada berapa. Untuk statusnya PDP positif Covid-19," ungkap Ronald saat ditemui.
Pihak RSUD Tangsel sebenarnya kurang siap melayani pasien Covid-19. Sebab, ruangan yang ada tidak punya fasilitas tekanan negatif dan hanya punya sirkulasi hepa filter. "Kalau tekanan negatif kita tidak ada, cuma kita punya hepa filter. Tapi cara kerjanya hampir sama sebagai sirkulasi udara. Untuk tempat, kita sudah ada di lantai 4 dengan daya tampung sebanyak 18 pasien," jelasnya.
Dilanjutkan Ronald, sampai hari ini masih ada 9 pasien PDP terkonfirmasi atau positif di RSUD Tangsel. Para pasien, rata-rata warga yang ber KTP Tangsel dengan usia dewasa. "Jadi mulai 19 Mei 2020, RSUD Tangsel sudah mulai menerima pasien Covid-19. Kalau yang dirawat di sini semua PDP positif. Sudah dewasa semua. Untuk yang ke-9 pasien ini, ada yang sudah 1 minggu, 5 hari," ungkapnya.
Para pasien, lanjutnya, sudah diswab semua dan hasilnya terkonfirmasi PDP positif Covid-19. Semua perawatan para pasien ditanggung dengan memakai APBD Tangsel. (Baca juga: Catat! Keluar Masuk Jakarta Warga Jabodetabek Hanya Perlu Tunjukkan E-KTP )
"Total anggarannya kurang tahu saya. Cukup pakai KTP saja asal Tangsel bisa, karena itu kan terkait program. Untuk kelanjutan Puskesmas Pamulang itu domainnya di Dinas Kesehatan, bukan di RUSD," pungkasnya.
Pihak RSUD Tangsel sebenarnya kurang siap melayani pasien Covid-19. Sebab, ruangan yang ada tidak punya fasilitas tekanan negatif dan hanya punya sirkulasi hepa filter. "Kalau tekanan negatif kita tidak ada, cuma kita punya hepa filter. Tapi cara kerjanya hampir sama sebagai sirkulasi udara. Untuk tempat, kita sudah ada di lantai 4 dengan daya tampung sebanyak 18 pasien," jelasnya.
Dilanjutkan Ronald, sampai hari ini masih ada 9 pasien PDP terkonfirmasi atau positif di RSUD Tangsel. Para pasien, rata-rata warga yang ber KTP Tangsel dengan usia dewasa. "Jadi mulai 19 Mei 2020, RSUD Tangsel sudah mulai menerima pasien Covid-19. Kalau yang dirawat di sini semua PDP positif. Sudah dewasa semua. Untuk yang ke-9 pasien ini, ada yang sudah 1 minggu, 5 hari," ungkapnya.
Para pasien, lanjutnya, sudah diswab semua dan hasilnya terkonfirmasi PDP positif Covid-19. Semua perawatan para pasien ditanggung dengan memakai APBD Tangsel. (Baca juga: Catat! Keluar Masuk Jakarta Warga Jabodetabek Hanya Perlu Tunjukkan E-KTP )
"Total anggarannya kurang tahu saya. Cukup pakai KTP saja asal Tangsel bisa, karena itu kan terkait program. Untuk kelanjutan Puskesmas Pamulang itu domainnya di Dinas Kesehatan, bukan di RUSD," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :