7 Kali Meletus, Gunung Anak Krakatau Semburkan Lava Pijar
Sabtu, 05 Februari 2022 - 22:23 WIB
loading...
Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak tujuh kali, kolom abu mencapai ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Foto/iNews TV/Iskandar Nasution
A
A
A
SERANG - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, terus menujukkan adanya peningkatan. Sepanjang Sabtu (5/2/2022) tercatat ada tujuh kali erupsi yang terjadi, hingga memicu terjadinya semburan material vulkanik setinggi 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Letusannya Terdengar Keras hingga ke Pesisir Banten, Warga Cemas Ada Tsunami
Data Pos Pantau PVMBG Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, menyebutkan, Gunung Anak Krakatau terlihat melontarkan material vulkanik ke udara, berupa abu pekat tebal condong ke arah tenggara.
Sub Koordinator Gunung Api Wilayah Barat, PVMBG, Nia Heryani mengatakan, sepanjang Sabtu (5/2/2022) Gunung Anak Krakatau mengalami tujuh kali erupsi. "Pada malam hari, aktivitas Gunung Anak Krakatau terpantau mengalami letusan trombolian yang mengeluarkan lava pijar, berupa bebatuan yang terlempar dari mulut kawah," terangnya.
Baca juga: Cantik, Begini Penampakan Polwan Manado yang Kini Jadi Buron
Kendati demikian, letusan Gunung Anak Krakatau tersebut, belum berdampak terhadap aktivitas masyarakat, karena debu vulkanik maupun material lain yang keluar dari kawah gunung, hanya terlempar di area kepulauan Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Nganjuk Gempar! Pengusaha Muda Tewas Mengenaskan, Sekujur Tubuhnya Penuh Luka Bacokan
Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau statusnya masih berada pada level II atau waspada. Masyarakat maupun nelayan dilarang mendekati kawah gunung dengan radius 2 km, untuk mengantisipasi terjadinya bahaya lontaran material vulkanik.
Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Letusannya Terdengar Keras hingga ke Pesisir Banten, Warga Cemas Ada Tsunami
Data Pos Pantau PVMBG Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, menyebutkan, Gunung Anak Krakatau terlihat melontarkan material vulkanik ke udara, berupa abu pekat tebal condong ke arah tenggara.
Sub Koordinator Gunung Api Wilayah Barat, PVMBG, Nia Heryani mengatakan, sepanjang Sabtu (5/2/2022) Gunung Anak Krakatau mengalami tujuh kali erupsi. "Pada malam hari, aktivitas Gunung Anak Krakatau terpantau mengalami letusan trombolian yang mengeluarkan lava pijar, berupa bebatuan yang terlempar dari mulut kawah," terangnya.
Baca juga: Cantik, Begini Penampakan Polwan Manado yang Kini Jadi Buron
Kendati demikian, letusan Gunung Anak Krakatau tersebut, belum berdampak terhadap aktivitas masyarakat, karena debu vulkanik maupun material lain yang keluar dari kawah gunung, hanya terlempar di area kepulauan Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Nganjuk Gempar! Pengusaha Muda Tewas Mengenaskan, Sekujur Tubuhnya Penuh Luka Bacokan
Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau statusnya masih berada pada level II atau waspada. Masyarakat maupun nelayan dilarang mendekati kawah gunung dengan radius 2 km, untuk mengantisipasi terjadinya bahaya lontaran material vulkanik.
(eyt)
Lihat Juga :