Cekcok dengan Tetangga, Anak Tewas Disabet Sajam Ayah Bersimbah Darah

Sabtu, 05 Februari 2022 - 18:04 WIB
loading...
Cekcok dengan Tetangga, Anak Tewas Disabet Sajam Ayah Bersimbah Darah
Jenazah Hajrat yang tewas disabet senjata tajam tetangganya disemayamkan di rumah duka Desa Harimau Tandang, Pemulutan Selatan, Ogan Ilir. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
OGAN ILIR - Cekcok berujung maut antara ayah dan anak melawan tetangga terjadi di Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sang anak tewas terkana sabetan senjata tajam, sedangkan ayahnya terkapar bersimbah darah.

Korban tewas diketahui bernama Hajrat (22). Saat kejadian, Hajrat dan ayahnya, Darmawan terlibat keributan dengan tetangganya SL (55).

Baca juga: Cantik, Begini Penampakan Polwan Manado yang Kini Jadi Buron

Kades Harimau Tandang, Samsul mengatakan, bahwa peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu (5/2/2022) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB.

"Anak dan bapak ini terlibat cekcok dengan tetangganya sendiri. Anaknya meninggal, sedangkan bapaknya masih di rumah sakit," ujar Samsul saat ditemui di rumah duka.

Samsul mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab dan kronologi keributan hingga mengakibatkan korban jiwa tersebut.

"Saya dapat info dari saksi mata, dua orang ini, korban (anak) dan ayahnya cekcok dengan SL. Tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari korban yang meninggal," ujar Samsul.

Baca juga: Polwan Manado Hilang dan Viral di Medsos, Ternyata Buron karena Desersi

Mendengar adanya keributan, kata Samsul, warga di sekitar lokasi kejadian langsung mendatangi sumber suara dan mendapati korban Hajrat dan ayahnya bersimbah darah dengan luka terkena sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh.



"Menurut saksi mata yang tadi mencoba menolong, kedua korban ayah dan anak ini mengalami luka sabetan. Yang paling parah luka korban, hingga akhirnya meninggal," terang Samsul.

Saat ini, jenazah korban dimakamkan. Sementara dari pihak Polsek Pemulutan saat ini sedang meminta keterangan keluarga korban dan sejumlah saksi.

"Masih lidik di lapangan. Nanti kami kabari perkembangan selanjutnya," ujar Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1053 seconds (10.55#12.26)