DPW Partai Perindo Jawa Timur Dorong Keterlibatan Perempuan di Dalam Politik
Sabtu, 05 Februari 2022 - 15:09 WIB
loading...
Ketua DPW Perindo Jawa Timur, Muhammad Mirdasy mengatakan, Partai Perindo terus mendorong perempuan untuk bisa lebih banyak terlibat dalam politik. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Partai Perindo terus mendorong perempuan untuk bisa lebih banyak terlibat dalam politik. Perempuan memiliki potensi yang besar untuk masuk di parlemen. Sebab, ada kuota 30 persen keterwakilan perempuan di kursi wakil rakyat.
Ketua DPW Perindo Jawa Timur (Jatim), Muhammad Mirdasy mengatakan, Partai Perindo melihat ada dua hal penting terkait dengan keterlibatan perempuan dalam politik. Pertama, peningkatan kapasitas keilmuan dalam perhelatan politik. Kedua adalah keterwakilan perempuan yang masih minim.
Baca juga: Ketua DPD Perindo Kota Malang Minta Perempuan Tak Takut Berpolitik
"Kami, Partai Perindo mendorong dua hal itu agar terus dibangun dan dikembangkan dan bisa dilakukan pemberdayaan perempuan yang jauh lebih baik," katanya usai menghadiri acara Partai Perindo: Konferensi Nasional Perempuan Indonesia 2022, "Gerakan dan Peran Perempuan Untuk Perubahan Menuju Indonesia 2024", Sabtu (5/2/2022).
Dia menambahkan, Partai Perindo sudah melakukan beberapa hal untuk lebih banyak melibatkan perempuan dalam politik.
Pertama, memperbanyak persentase perempuan yang masuk dalam kepengurusan partai. "Kepengurusan bukan lagi 30 persen tapi bisa sampai 40 persen lebih. Dan nantinya hampir 50-50 persen," ujarnya.
Kedua, lanjut dia, memperbanyak diskusi politik bersama komponen perempuan. Sebab, diskusi ini menjadi salah satu cara untukk meningkatkan kemampuan perempuan. Utamanya dalam hal menyampaikan pendapat.
Baca juga: Ketum KPPI: Perindo Bisa Beri Ruang Pada Caleg Perempuan
Sebab, perempuan masih cenderung lebih banyak diam padahal sudah terlibat di partai. "Sudah jadi anggota dewan juga banyak diam. Itu yang terjadi," ujarnya.
Ketua DPW Perindo Jawa Timur (Jatim), Muhammad Mirdasy mengatakan, Partai Perindo melihat ada dua hal penting terkait dengan keterlibatan perempuan dalam politik. Pertama, peningkatan kapasitas keilmuan dalam perhelatan politik. Kedua adalah keterwakilan perempuan yang masih minim.
Baca juga: Ketua DPD Perindo Kota Malang Minta Perempuan Tak Takut Berpolitik
"Kami, Partai Perindo mendorong dua hal itu agar terus dibangun dan dikembangkan dan bisa dilakukan pemberdayaan perempuan yang jauh lebih baik," katanya usai menghadiri acara Partai Perindo: Konferensi Nasional Perempuan Indonesia 2022, "Gerakan dan Peran Perempuan Untuk Perubahan Menuju Indonesia 2024", Sabtu (5/2/2022).
Dia menambahkan, Partai Perindo sudah melakukan beberapa hal untuk lebih banyak melibatkan perempuan dalam politik.
Pertama, memperbanyak persentase perempuan yang masuk dalam kepengurusan partai. "Kepengurusan bukan lagi 30 persen tapi bisa sampai 40 persen lebih. Dan nantinya hampir 50-50 persen," ujarnya.
Kedua, lanjut dia, memperbanyak diskusi politik bersama komponen perempuan. Sebab, diskusi ini menjadi salah satu cara untukk meningkatkan kemampuan perempuan. Utamanya dalam hal menyampaikan pendapat.
Baca juga: Ketum KPPI: Perindo Bisa Beri Ruang Pada Caleg Perempuan
Sebab, perempuan masih cenderung lebih banyak diam padahal sudah terlibat di partai. "Sudah jadi anggota dewan juga banyak diam. Itu yang terjadi," ujarnya.
Lihat Juga :