Sejarah Hotel Tertua di Indonesia yang Dibangun Tahun 1856
Sabtu, 05 Februari 2022 - 05:54 WIB
loading...
A
A
A
Selain digunakan sebagai tempat peristirahatan bagi tamu sang Gubernur Jenderal, Binnenhof juga menjadi tempat bertemunya para pengusaha Hindia-Belanda, dan menjadi tempat rapat untuk membahas administrasi pemerintahan.
Dua puluh tahun setelah kematian Twist (3 Desember 1887), Binnenhof mengalami masa-masa suram. Apalagi pada waktu itu pemerintahan Hindia-Belanda sedang dilanda krisis moneter.
Sejarah Perubahan nama Hotal Dibbets menjadi Hotel Salak the Heritage dimulai pada tahun 1913 setelah diambil alih oleh perusahaan NV American Hotel. Tapi , meski telah berganti kepemilikan, namun hotel ini tetap mengalami kebangkrutan.
Tahun 1922 , dalam kondisi yang sudah terpuruk hotel ini dilikuidasi oleh E A Dibbets, sang manager yang juga pemilik saham terbesar di NV American Hotel. Oleh sang manajer, hotel ini kemudian berganti nama menjadi hotel Dibbets.
Tahun 1932, setelah berganti manajemen hotel kemudian ini berganti nama menjadi Hotel Bellevue-Dibbets. Hotel Bellevue-DIbbets kerap menampilkan tulisan onder Europ beheer, Eropeesch beheer (dikelola atau di bawah manajemen orang Eropa). Hal ini menunjukkan bahwa para turis tidak perlu mengkhawatirkan pelayanan dan fasilitas hotal, karena pengelolanya adalah orang Eropa yang memahami keinginan para tamunya.
![Sejarah Hotel Tertua di Indonesia yang Dibangun Tahun 1856]()
Hotel Bellevue te Buitenzorg Tahun 1867.
Dua puluh tahun setelah kematian Twist (3 Desember 1887), Binnenhof mengalami masa-masa suram. Apalagi pada waktu itu pemerintahan Hindia-Belanda sedang dilanda krisis moneter.
Sejarah Perubahan nama Hotal Dibbets menjadi Hotel Salak the Heritage dimulai pada tahun 1913 setelah diambil alih oleh perusahaan NV American Hotel. Tapi , meski telah berganti kepemilikan, namun hotel ini tetap mengalami kebangkrutan.
Tahun 1922 , dalam kondisi yang sudah terpuruk hotel ini dilikuidasi oleh E A Dibbets, sang manager yang juga pemilik saham terbesar di NV American Hotel. Oleh sang manajer, hotel ini kemudian berganti nama menjadi hotel Dibbets.
Tahun 1932, setelah berganti manajemen hotel kemudian ini berganti nama menjadi Hotel Bellevue-Dibbets. Hotel Bellevue-DIbbets kerap menampilkan tulisan onder Europ beheer, Eropeesch beheer (dikelola atau di bawah manajemen orang Eropa). Hal ini menunjukkan bahwa para turis tidak perlu mengkhawatirkan pelayanan dan fasilitas hotal, karena pengelolanya adalah orang Eropa yang memahami keinginan para tamunya.

Hotel Bellevue te Buitenzorg Tahun 1867.
Lihat Juga :