1.600 Anak Tenaga Kesehatan di Jateng Dapat Prioritas PPDB
Jum'at, 12 Juni 2020 - 17:47 WIB
loading...
Proses PPDB SMA/SMK tahun 2020 di Jawa Tengah akan dibuka pada tanggal 17-25 Juni ini. FOTO : DOK SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2020 di Jawa Tengah segera digelar. Menurut jadwal, pendaftaran akan dibuka pada tanggal 17-25 Juni ini.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan jalur khusus bagi anak-anak tenaga kesehatan dalam proses PPDB itu. Dengan jalur khusus itu, maka nantinya anak-anak tenaga kesehatan mendapatkan prioritas saat mendaftar di sekolah yang diinginkan, meskipun berada di luar zonasi sekolah.
"Mereka yang terkait dengan ini (penanganan COVID-19) akan mendapat prioritas. Lewatnya jalur khusus. Afirmasi," kata Ganjar, Jumat (12/6/2020).
Pemberian jalur khusus itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga kesehatan di Jateng. Mereka yang telah berjuang dalam penanganan COVID-19 layak untuk diberikan apresiasi.
"Ini salah satu cara kami mengapresiasi kepada mereka seluruh pemangku kepentingan yang sudah berjuang melawan COVID-19 di Jawa Tengah," tegasnya.(Baca juga : Keracunan Daun Singkong, Puluhan Warga Grobogan Dilarikan Rumah Sakit )
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan jalur khusus bagi anak-anak tenaga kesehatan dalam proses PPDB itu. Dengan jalur khusus itu, maka nantinya anak-anak tenaga kesehatan mendapatkan prioritas saat mendaftar di sekolah yang diinginkan, meskipun berada di luar zonasi sekolah.
"Mereka yang terkait dengan ini (penanganan COVID-19) akan mendapat prioritas. Lewatnya jalur khusus. Afirmasi," kata Ganjar, Jumat (12/6/2020).
Pemberian jalur khusus itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga kesehatan di Jateng. Mereka yang telah berjuang dalam penanganan COVID-19 layak untuk diberikan apresiasi.
"Ini salah satu cara kami mengapresiasi kepada mereka seluruh pemangku kepentingan yang sudah berjuang melawan COVID-19 di Jawa Tengah," tegasnya.(Baca juga : Keracunan Daun Singkong, Puluhan Warga Grobogan Dilarikan Rumah Sakit )
Lihat Juga :