Gadis Manado Diduga Dicabuli Dosen Universitas Sam Ratulangi dengan Modus Minta Bantu Merekap Nilai

Jum'at, 04 Februari 2022 - 09:24 WIB
loading...
Gadis Manado Diduga...
Lembaga Advokasi Mahasiswa (LAM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menerima laporan mahasiswi dicabuli oleh dosen berinisial VZL. Foto/Ilustrasi
A A A
MANADO - Seorang gadis Manado, yang berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, diduga menjadi korban pencabulan oleh dosen berinisial VZL. Kasus itupun kini dilaporkan ke Lembaga Advokasi Mahasiswa (LAM) Fakultas Hukum (FH) Unsrat Manado.

Baca juga: Skandal Seks Sesama Jenis, Pelatih Futsal di Bogor Diduga Lecehkan 64 Muridnya

Pencabulan ini, diduga dilakukan VZL terhadap korban, dengan modus meminta bantuan untuk merekap nilai. Ketua LAM FH Unsrat, Gabriel Rosok mengatakan, oknum dosen FH Unsrat tersebut melakukan aksinya di dalam mobil. "Kejadiannya, bulan November 2021 di sekitar parkiran fakultas, di dalam mobil. Saat itu dosen memanggil korban untuk merekap nilai bersama," katanya, Kamis (3/2/2022).



Gabriel juga mengatakan, pelaku awalnya membujuk korban bertemu melalui telepon seluler, namun ditolak korban. Menurutnya, pelaku juga pernah mengajak dengan cara dipaksa tidur bersama di sebuah kamar. "Oknum dosen itu juga pernah memaksa korban untuk memegang kemaluannya dan minta dicium. Kemudian dosen itu memanggil korban ke kamar," ujarnya.

Baca juga: Video Porno Tiba-tiba Muncul di Layar TV KM Bahari V, Penumpang Kesal

Menyikapi laporan ini, Gabriel menegaskan, akan melakukan audiensi dengan pimpinan rektorat agar masalah tersebut ditindaklanjuti. Dia berharap Permendikbud terkait dengan pelecehan seksual harus diimplementasikan di Unsrat. "Kami segera membuat laporan, supaya pelaku dipanggil. Untuk tindak lanjut ke pihak kepolisian tergantung korban," katanya.

Dia berharap, dengan adanya masalah tersebut, pihak kampus segera membuat satgas terkait dengan kekerasan seksual di Unsrat. Sebab, kata dia, dalam Permendikbud telah diatur terkait hal tersebut. "Segera implementasikan Permendikbud. Bentuk satgas kekerasan seksual di Unsrat," ujarnya.

Baca juga: Buldoser Rumah Mewah yang Dipakai Suami Setubuhi Selingkuhan, Istri di Ponorogo Sumbangkan Seluruh Perabot

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FH Unsrat, Toar Palilingan mengatakan, pernah mendapatkan pengaduan atau laporan dari mahasiswa berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual, yang diduga dilakukan oknum dosen.

Palilingan mengatakan, pengaduan resmi dari korban dan keluarga telah disampaikan kepada LAM FH Unsrat. Pihaknya telah menginstruksikan agar LAM melakukan pendampingan terhadap korban. "Ada pengaduan dari mahasiswi, dan kali ini keluarga maupun mahasiswi sudah mengadu," kata dia.

Dia menegaskan, bakal mengambil langkah tegas apabila kasus tersebut terbukti. Saat ini pihak kampus tengah berusaha mengungkap kebenaran kasus tersebut. "Kami pimpinan tegas menangani ini. Kami akan panggil dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut, dan menyerahkannya ke rektorat," pungkas Palilingan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved