Majalengka Bakal Terapkan AKB, Legislator Ingatkan Gelombang Kedua Wabah COVID-19

Jum'at, 12 Juni 2020 - 14:39 WIB
loading...
Majalengka Bakal Terapkan...
Anggota DPRD Jabar Pepep Saeful Hidayat. Foto/Facebook.Pepep Saeful Hidayat
A A A
MAJALENGKA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III di Kabupaten Majalengka berakhir hari ini, Jumat (12/6/2020). Selanjutnya, Majalengka berpeluang menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau tatanan normal baru alias new normal.

Seiring dengan penerapan AKB, fasilitas umum (fasum) yang sebelumnya ditutup atau dibatasi, segera dibuka. Mini market adalah salah satu yang masa operasinya sudah mulai diperpanjang dari 08.00-18.00 jadi 08.00-20.00 WIB. (BACA JUGA: Sektor Ini Tidak Terdampak COVID-19, Ini Permintaan Ridwan Kamil )

Terkait hal itu, Pepep Saeful Hidayat, anggota DPRD Jabar yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Majalengka, meminta Pemkab Majalengka tetap berhati-hati saat kembali membuka aktivitas perekonomian. Hal itu mengingat berdasarkan kasus virus sebelumnya berlangung dalam beberapa gelombang. (BACA JUGA: Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jabar Fokus Bangun Desa Digital 2021 )

"Pandemi itu sepengetahuan saya, jika melihat sejarah, tidak bisa berhenti dalam beberapa bulan. Seperti contohnya flu spanyol pada 1918. Utu (Flu spanyol) 1920 baru selesai dengan dua sampai tiga gelombang," kata Pepep.

Berkaca dari sejarah tersebut, ujar Sekretaris DPW PPP Jawa Barat ini, tidak menutup kemungkinan muncul juga wabah COVID-19 gelombang kedua di Tanah Air. (BACA JUGA: Update COVID-19 Kota Bandung, Warga Positif Terus Bertambah Jadi 358 Orang )

"Saya hanya mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dalam melonggarkan aktivitas ekonomi melalui penerapan new normal, agar tetap menerapkan protokol kesehatan di setiap aktivitas perekonomian selama masa pandemi belum berakhir," ujar Pepep.

Pepep menuturkan, pandemi ini telah mengubah tatanan perilaku interaksi sesama, yang berujung kepada lemahnya beberapa profesi sebagai jalan pengais rezeki. Karyawan dirumahkan, usaha gulung tikar, pekerjaan informal terhambat, jelas dia, beberapa dampak dari pandemi itu.

"Bahkan virus corona ini telah terjadi pelambatan ekonomi, melonjaknya angka pengangguran dan meningkatnya angka kemiskinan," tutur dia.

"Dana CSR yang biasanya menjadi stimulus pergerakan UMKM bergeser pada kegiatan serupa COVID-19, karena memang persoalan nyawa manusia menjadi prioritas utama," ungkap Pepep.

Untuk mengatasi hal itu, kata dia, diperlukan langkah-langkah kreatif dari setiap orang, sekaligus tidak mengandalkan bantuan dari pemerintah yang jumlahnya terbatas.

"Sudah saatnya kita kembali melirik potensi sekecil apapun di sekitar untuk dijadikan sumber ekonomi keluarga. Menjadikan aktivitas di rumah lebih produktif," pungkasnya.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan UMKM Ikuti Program...
Ratusan UMKM Ikuti Program Desa Emas 2026 Majalengka
Inspiratif, Pemuda di...
Inspiratif, Pemuda di Majalengka Ubah Eceng Gondok Jadi Sabun
Pilkada Majalengka,...
Pilkada Majalengka, Survei Indikator: Paslon Eman-Dena Unggul 54,8%
Raih Penghargaan Pemimpin...
Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Makin Semangat
Elektabilitas Eman Suherman...
Elektabilitas Eman Suherman Teratas, Masyarakat Ingin Perbaikan untuk Majalengka
Eman Suherman Dapat...
Eman Suherman Dapat Dukungan Habib Ali Ridho Alkaff Maju Pilbup Majalengka
California Umumkan Keadaan...
California Umumkan Keadaan Darurat Wabah Virus
Eman-Dena Didukung Belasan...
Eman-Dena Didukung Belasan Parpol Maju Pilbup Majalengka
Jurus Riki Supriatna...
Jurus Riki Supriatna Perkenalkan Olahraga Berkuda di Majalengka
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved