Ruas Jalan Lokasi Tewasnya Pemotor yang Jadi Tersangka Kerap Makan Korban
Jum'at, 12 Juni 2020 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Hingga memasuki bulan Juni 2020, Ridwan mencatat jalanan itu telah dilakukan penambalan sebanyak empat kali sejak Maret 2020. “Tapi menambal malah bikin jalan makin bergelombang,” tuturnya. (Baca juga: Pengemudi Mengantuk, Minibus Seruduk Tiga Gerobak Makanan yang Mangkal di Kasablanka)
Saat SINDOnews menjajal jalanan sepanjang hampir 2 kilometer itu, memang banyak menjumpai bus kontainer sehingga membuat pemotor wajib berhati-hati. Meski kecepatan hanya 20-30 kilometer per jam, namun kondisi jalanan yang tak rata cukup terasa saat melintasi kawasan itu. Gelombang dan berlubang juga memenuhi jalan itu.
Di lokasi kejadian tewasnya Sandy, terlihat jalanan kian tidak rata dengan median hampir 5 sentimeter. Tak jauh dari lokasi, terdapat jalanan menuju arah kamal. Di lokasi itu, sejumlah pemotor hingga angkutan umum kerap melawan arah lantaran putar balik kendaraan yang cukup jauh.
Saat SINDOnews menjajal jalanan sepanjang hampir 2 kilometer itu, memang banyak menjumpai bus kontainer sehingga membuat pemotor wajib berhati-hati. Meski kecepatan hanya 20-30 kilometer per jam, namun kondisi jalanan yang tak rata cukup terasa saat melintasi kawasan itu. Gelombang dan berlubang juga memenuhi jalan itu.
Di lokasi kejadian tewasnya Sandy, terlihat jalanan kian tidak rata dengan median hampir 5 sentimeter. Tak jauh dari lokasi, terdapat jalanan menuju arah kamal. Di lokasi itu, sejumlah pemotor hingga angkutan umum kerap melawan arah lantaran putar balik kendaraan yang cukup jauh.
(thm)
Lihat Juga :