Disdik Kota Bekasi Yakin Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah
Rabu, 02 Februari 2022 - 02:31 WIB
loading...
A
A
A
Maka itu, sinergi semua lapisan masyarakat dinilai perlu dilakukan. "Enggak mungkin dong hanya kita saja dan pihak sekolah, kan waktunya terbatas,” katanya.
Dia menjelaskan, para siswa berada di sekolah paling lama 6 jam. “Jadi lebih banyak di masyarakat kalau melihat 24 jam, artinya 12 jam di masyarakat atau misalnya 14 jam di masyarakat, makanya ini tanggung jawab bersama untuk menjaga protokol kesehatan terutama kepada para peserta didik," imbuhnya.
Dia pun berharap apabila seluruh lapisan bisa mendukung hal serupa penyebaran kasus Covid-19 kepada siswa sekolah bisa segera teratasi. "Mudah-mudahan dengan cara demikian ini bisa dicegah penyebaran Covid-19 nya, kadang-kadang kala di sekolah itu kan malah bukan klaster sekolah, saya yakin di klaster sekolah enggak ada. Misal satu dua, wajar gitu kan," pungkasnya.
Dia menjelaskan, para siswa berada di sekolah paling lama 6 jam. “Jadi lebih banyak di masyarakat kalau melihat 24 jam, artinya 12 jam di masyarakat atau misalnya 14 jam di masyarakat, makanya ini tanggung jawab bersama untuk menjaga protokol kesehatan terutama kepada para peserta didik," imbuhnya.
Dia pun berharap apabila seluruh lapisan bisa mendukung hal serupa penyebaran kasus Covid-19 kepada siswa sekolah bisa segera teratasi. "Mudah-mudahan dengan cara demikian ini bisa dicegah penyebaran Covid-19 nya, kadang-kadang kala di sekolah itu kan malah bukan klaster sekolah, saya yakin di klaster sekolah enggak ada. Misal satu dua, wajar gitu kan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :